Riccardo Calafiori, Kai Havertz, dan Martin Odegaard membawa Arsenal menang 3-0 atas Manchester City di Community Shield. Tiga gol itu mengantar The Gunners meraih trofi pertama untuk membuka musim 2026/27.
Kemenangan telak tersebut menjadi sinyal kuat dari Arsenal setelah status juara Liga Inggris 2025/26. Tim Mikel Arteta mampu mengatasi salah satu rival utama tanpa kebobolan.
Tiga Gol, Satu Pesan Tegas
Calafiori, Havertz, dan Odegaard menjadi pembeda dalam laga yang digelar pada Minggu (16/8). Manchester City yang kini ditangani Enzo Maresca tidak menemukan jalan untuk membalas sepanjang pertandingan.
Hasil 3-0 memberi Arsenal dorongan kepercayaan diri sebelum memasuki persaingan musim baru. Keberhasilan tersebut juga memperlihatkan soliditas tim ketika berhadapan dengan lawan besar.
Community Shield menjadi kelanjutan dari musim sebelumnya yang berakhir dengan gelar Liga Inggris bagi Arsenal. Mereka memulai periode baru dengan tambahan trofi dan hasil yang memberikan keuntungan psikologis.
Arsenal Dipandang Lebih Kuat
Pat Nevin, pengamat sepak bola BBC dan mantan pemain Everton, menilai Arsenal layak kembali diperhitungkan dalam perburuan gelar liga. Ia menilai kemenangan atas Manchester City menunjukkan peningkatan dibandingkan musim lalu.
“Dengan hasil dari Community Shield, Arsenal layak jadi favorit pemenang Liga Inggris lagi,” tegas Pat Nevin. Baginya, kemenangan tiga gol tanpa balas itu cukup untuk memperkuat penilaian terhadap kesiapan Arsenal.
Nevin mengaitkan perkembangan Arsenal dengan proses jangka panjang di bawah Arteta. Ia menilai tim tersebut terus bertumbuh dari tahun ke tahun selama enam tahun terakhir.
“Arsenal terus berproses tiap tahun, yang sudah berlangsung enam tahun lamanya,” kata Nevin. Proses itu disebut telah membangun fondasi yang lebih kuat untuk menghadapi kompetisi berikutnya.
Ujian Belum Berakhir
Arsenal juga disebut mempunyai peluang untuk bersaing di Liga Champions karena kedalaman skuadnya. Nevin memandang ketersediaan pilihan pemain sebagai modal untuk tetap kompetitif di kompetisi domestik dan Eropa.
“Saya juga tidak akan mengesampingkan peluang Arsenal di Liga Champions karena mereka memiliki kedalaman skuad yang memadai,” paparnya. Penilaian itu memperluas harapan Arsenal melampaui target di Liga Inggris.
Namun, Nevin mengingatkan bahwa jalan menuju persaingan papan atas tidak akan mudah. Liverpool masih dapat bangkit, sementara Manchester City tidak semestinya dikesampingkan hanya dari hasil satu pertandingan.
“Liverpool bisa saja bangkit kembali dan tampil sangat tangguh. Jangan pernah mencoret Manchester City dari persaingan hanya karena satu pertandingan,” ujar Nevin.
Manchester City dinilai tampil lebih kuat pada musim lalu dan masih berpeluang berkembang. Meski demikian, kemenangan di Community Shield membuat Arsenal dipandang memasuki musim baru dengan kekuatan yang lebih baik daripada sebelumnya.






