Perkara pembunuhan Celeste Rivas Hernandez kini bertumpu pada jejak digital, kesaksian detektif, serta temuan jenazah di bagasi depan Tesla. Jaksa memaparkan rangkaian bukti itu dalam sidang pendahuluan untuk menentukan apakah D4vd akan diadili atas tuduhan pembunuhan.
Jenazah Celeste ditemukan dalam kondisi sangat membusuk pada September 2025. Tesla tempat jenazah ditemukan terdaftar atas nama David Anthony Burke, nama asli D4vd.
Seorang detektif pembunuhan menyatakan D4vd membeli beberapa barang daring beberapa hari setelah korban meninggal. Daftar barang itu mencakup kantong mayat, gergaji mesin, kolam renang tiup, dan sekop.
Versi Jaksa Mengenai Dugaan Pembunuhan
Jaksa menduga D4vd menikam Celeste, lalu memotong tubuh korban dengan gergaji mesin untuk menutupi pembunuhan. Rincian dugaan tersebut sebelumnya tercantum dalam dokumen pengadilan dan kini dipaparkan bersama bukti serta foto di ruang sidang.
Penuntut juga menduga pembunuhan dipicu ancaman Celeste untuk membongkar hubungan D4vd dengan anak di bawah umur. Menurut jaksa, pengungkapan itu dapat merusak karier musik penyanyi tersebut.
Pihak D4vd menolak seluruh tuduhan utama dalam perkara ini. Mereka menyatakan D4vd hanya pernah bertemu langsung satu kali dengan Celeste, ketika korban disebut berusia 13 tahun.
Pesan Kehamilan dari Akun iCloud
Penyidik memperoleh akses ke akun iCloud D4vd pada April 2026. Data yang dipulihkan dari iPhone D4vd menunjukkan percakapan teks antara dirinya dan Celeste sejak 8 Agustus 2022.
Saat percakapan itu mulai tercatat, Celeste disebut berusia 11 tahun dan D4vd berusia 17 tahun. Jaksa memakai percakapan tersebut untuk mendukung dugaan pelecehan seksual yang diklaim dimulai saat Celeste berusia 13 tahun dan D4vd berusia 18 tahun.
Pada awal Januari 2024, D4vd disebut meminta maaf atas situasi yang dialami Celeste. Ia juga bertanya apakah bayi yang dikandung korban adalah anaknya.
Celeste menjawab, “Tentu saja itu anakmu, David.” Kutipan tersebut dilaporkan NME dalam pemberitaan yang dirujuk Medcom.id.
| Tanggal atau Periode | Temuan dalam Perkara |
|---|---|
| 8 Agustus 2022 | Pesan antara D4vd dan Celeste mulai tercatat dalam data pemulihan. |
| Awal Januari 2024 | Percakapan membahas kehamilan dan ayah bayi. |
| Juni 2024 | Pesan yang diduga membahas aborsi dipaparkan jaksa. |
| September 2025 | Jenazah Celeste ditemukan di bagasi depan Tesla. |
| April 2026 | Penyidik mengakses akun iCloud D4vd. |
Dalam pesan lain pada Juni 2024, D4vd disebut menulis, “Mari jadikan aborsi ini yang terakhir sampai kita punya yang sesungguhnya.” Jaksa menyatakan rangkaian komunikasi itu menunjukkan Celeste pernah hamil dan menjalani aborsi lebih dari setahun sebelum kematiannya.
Materi Sidang dan Langkah Berikutnya
Penyidik juga menyebut akun iCloud tersebut menyimpan sejumlah besar materi pornografi anak. Pada hari pertama sidang pendahuluan, Selasa, 21 Juli waktu setempat, pengadilan diperlihatkan sejumlah foto eksplisit yang berkaitan dengan perkara.
Orang tua Celeste hadir di persidangan. Keterangan mengenai pesan digital, pembelian barang, dan temuan penyidik akan menjadi pertimbangan hakim untuk memutuskan apakah perkara ini dapat dilanjutkan ke tahap persidangan.
D4vd membantah tuduhan pelecehan dan menyatakan tidak mengetahui usia korban. Penilaian hakim dalam sidang pendahuluan akan menentukan apakah bukti dari pihak penuntut memenuhi syarat untuk membawa tuduhan pembunuhan ke proses pengadilan berikutnya.






