Tendangan kepala pada ronde kedua menjadi salah satu momen yang mengantar Islam Makhachev meraih kemenangan atas Ian Garry. Meski menghadapi perlawanan hingga ronde kelima, Makhachev sukses mempertahankan sabuk juara kelas welter.
Garry sempat terjatuh akibat serangan tersebut, tetapi ia mampu bangkit dan mengubah intensitas duel pada ronde-ronde berikutnya. Pertarungan kemudian berakhir lewat keputusan angka mutlak untuk Makhachev.
Momen Penentu pada Ronde Kedua
Makhachev sudah memperlihatkan pendekatan menyerang sejak awal pertandingan. Pada ronde pertama, ia melepaskan dua tendangan kaki, satu tendangan ke kepala, serta mencoba double leg takedown.
Garry bertahan dengan baik saat posisinya terdesak dekat jaring arena. Upaya Makhachev untuk mengakhiri laga lebih cepat pun belum berhasil pada fase tersebut.
Keunggulan juara semakin terlihat pada ronde kedua ketika tendangan kepalanya masuk dengan bersih. Garry terjatuh, namun tetap mampu melanjutkan laga dan menghadirkan tantangan berarti bagi Makhachev.
| Ronde | Gambaran Pertarungan |
|---|---|
| 1 | Makhachev menekan dengan tendangan dan percobaan double leg takedown. |
| 2 | Tendangan kepala Makhachev menjatuhkan Garry. |
| 3-4 | Garry meningkatkan serangan lewat pukulan kombinasi dan oblique kick. |
| 5 | Garry menekan dalam clinch sebelum Makhachev meredam serangannya. |
Penantang Memberi Perlawanan Keras
Garry meningkatkan aktivitasnya pada ronde ketiga dan keempat dengan menyerang badan serta kepala. Ia juga menggunakan oblique kick yang diarahkan ke lutut untuk mengganggu pergerakan Makhachev.
Rangkaian serangan itu membuat duel tidak sepenuhnya dikuasai oleh pemegang gelar. Garry tetap mampu membangun tekanan meski sebelumnya sempat dijatuhkan pada ronde kedua.
Tekanan paling besar dari Garry datang saat ronde kelima. Dalam clinch, pukulan jarak dekatnya membuat wajah Makhachev berdarah.
Keputusan Mutlak di Philadelphia
Pertandingan utama UFC 330 digelar di Xfinity Mobile Arena, Philadelphia, Amerika Serikat, pada Minggu (16/8) pagi WIB. Makhachev tampil sebagai juara bertahan kelas welter dalam duel yang berlangsung penuh lima ronde.
Detik Sport mencatat ketiga juri memberikan kemenangan kepada Makhachev melalui unanimous decision. Dua kartu skor menunjukkan angka 49-46, sementara satu kartu lain mencatat 49-47.
Perbedaan skor itu mencerminkan konsistensi Makhachev dalam mengumpulkan poin di tengah perlawanan Garry. Pada ronde terakhir, ia mampu merapatkan jarak dan menjaga pertarungan tetap terkendali hingga bel akhir berbunyi.
Kemenangan ini menegaskan ketahanan Makhachev ketika menghadapi duel panjang. Garry tetap memberi tekanan kuat sampai akhir, tetapi sabuk welter tidak berpindah tangan.






