Target RB Leipzig menuju kualifikasi Liga Champions akan berjalan seiring dengan perubahan karakter permainan di bawah Martin Demichelis. Pelatih asal Argentina itu mengandalkan agresivitas dan pressing tinggi sebagai fondasi utama timnya.
Gagasan tersebut segera menghadapi pengujian saat Leipzig bertandang ke Allianz Arena. Mereka dijadwalkan melawan Bayern München pada Telekom Cup 2026, Sabtu, 15 Agustus 2026.
Ambisi Besar Sejak Awal Musim
Demichelis tidak datang dengan target sekadar membangun kembali permainan Leipzig. Ia ingin membawa klub bersaing untuk mendapatkan tempat di Liga Champions musim ini.
Sasaran tersebut membutuhkan penampilan yang konsisten di berbagai situasi pertandingan. Leipzig harus mampu mempertahankan intensitasnya, baik dalam laga kandang maupun ketika bermain tandang.
Pelatih berusia Argentina itu memandang pendekatan tersebut cocok dengan identitas klub. Menurutnya, Leipzig memiliki dasar filosofi yang sejalan dengan cara kerja yang ingin ia terapkan.
“Saya selalu berusaha bermain dengan agresivitas dan semangat. Metode saya sebagai pelatih sangat cocok dengan filosofi RB Leipzig,” ujar Demichelis.
Bukan Hanya Menyerang
Tekanan tinggi menjadi elemen sentral dalam rencana permainan Leipzig. Namun, Demichelis tidak hanya menuntut timnya aktif menyerang atau merebut bola di area lawan.
Ia juga ingin para pemain siap menghadapi momen ketika lawan memberi tekanan. Respons terhadap tekanan menjadi bagian penting agar struktur permainan tidak mudah terlepas.
“Kami ingin menunjukkan pressing yang baik dan mengembangkan ide bermain kami, terutama dalam menghadapi tekanan,” kata Demichelis. Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa tim akan berlatih untuk menekan sekaligus keluar dari tekanan secara kolektif.
Kesiapan fisik dan taktis pemain menjadi kebutuhan utama dalam sistem itu. Intensitas tinggi harus dapat dijalankan sepanjang pertandingan untuk mendukung ambisi Leipzig di musim baru.
Pertahanan dan Lini Depan Disiapkan
Selain membangun mekanisme pressing, Leipzig mematangkan skema pertahanan dan area depan. Kedua sektor itu disiapkan agar permainan agresif tidak berdiri sendiri tanpa keseimbangan.
Lini pertahanan akan berperan menjaga organisasi tim ketika tekanan tinggi dijalankan. Sementara sektor depan dituntut mendukung ide bermain yang ingin diperlihatkan sejak pramusim.
Pertandingan melawan Bayern memberi kesempatan bagi Demichelis untuk melihat keterhubungan seluruh aspek tersebut. Laga itu dapat menguji apakah tekanan, pertahanan, dan serangan Leipzig sudah berjalan dalam arah yang sama.
Telekom Cup dalam Rangkaian Pramusim
Bayern memasukkan pertandingan kontra Leipzig ke agenda pramusim setelah tur Asia. Dalam tur itu, Bayern menghadapi Jeju SK serta Aston Villa.
| Tanggal | Lawan Bayern | Agenda |
|---|---|---|
| 15 Agustus 2026 | RB Leipzig | Telekom Cup 2026 di Allianz Arena |
| 22 Agustus 2026 | Borussia Dortmund | Franz Beckenbauer Supercup |
| 28 Agustus 2026 | VfB Stuttgart | Pembuka Bundesliga |
Jadwal itu menempatkan Bayern dalam fase persiapan menuju sejumlah pertandingan penting. Bagi Leipzig, menghadapi lawan tersebut menjadi ujian awal yang relevan untuk mengukur kesiapan permainan baru.
Demichelis berkomitmen mengubah karakter skuad agar mampu bersaing ketat di kompetisi domestik dan Eropa. Allianz Arena akan menjadi titik awal untuk melihat seberapa siap Leipzig menerjemahkan target Eropa itu ke lapangan.
Hasil pertandingan pramusim tidak akan menentukan pencapaian akhir musim. Namun, cara Leipzig menjalankan pressing dan menghadapi tekanan Bayern dapat memberi petunjuk awal mengenai arah tim di bawah Demichelis.






