Saat Pasar China Makin Ketat, Volkswagen Mengincar Asia Tengah Lewat Uzbekistan

Volkswagen China mencari ruang pertumbuhan baru ketika persaingan otomotif di pasar domestik semakin ketat. Asia Tengah kini dipilih sebagai kawasan strategis, dengan Uzbekistan disiapkan menjadi basis perakitan dan jalur ekspor regional.

Perusahaan berencana merakit delapan model Volkswagen di Uzbekistan hingga akhir 2026. Hasil perakitan itu tidak hanya ditujukan bagi konsumen lokal, melainkan juga untuk negara-negara Asia Tengah, CIS, dan Kaukasus.

Arah tersebut berbeda dari pola lama Volkswagen China yang berfokus pada kebutuhan domestik. Selama puluhan tahun, kendaraan yang diproduksi di China dirancang terutama bagi konsumen di Negeri Tirai Bambu.

Kini, fasilitas produksi Volkswagen di China memiliki peran yang lebih luas dalam strategi regional. Kendaraan dari FAW-Volkswagen dan SAIC Volkswagen akan menjadi basis model yang disiapkan untuk perakitan di Uzbekistan.

Tekanan di Pasar Domestik

Volkswagen masih memimpin penjualan kendaraan bermesin pembakaran internal atau ICE di China. Namun, pangsa pasar kendaraan konvensional terus tertekan seiring naiknya adopsi kendaraan energi baru atau NEV.

Produsen otomotif China juga menjadi pesaing yang harus dihadapi merek asal Jerman tersebut. Kondisi ini membuat pasar di luar China semakin penting dalam upaya Volkswagen mempertahankan daya saing.

Ekspansi regional berlangsung bersamaan dengan laporan restrukturisasi global Volkswagen. Sejumlah langkah efisiensi disebut mencakup penyederhanaan lini produk, penutupan beberapa fasilitas di Eropa, dan pengurangan tenaga kerja.

Kenaikan biaya operasional serta dampak kebijakan tarif impor Amerika Serikat turut menjadi tantangan bagi perusahaan. Perluasan pasar ekspor dipandang sebagai salah satu langkah untuk memperkuat jangkauan global Volkswagen.

Delapan Model Disiapkan

Rencana perakitan di Uzbekistan mencakup sejumlah SUV dan sedan. Lini Jetta juga masuk dalam program yang akan mendukung pemasaran Volkswagen di kawasan tersebut.

ModelStatusTujuan Pasar
Volkswagen Tiguan L ProDisiapkan untuk perakitanUzbekistan dan ekspor regional
Volkswagen Passat ProDisiapkan untuk perakitanUzbekistan dan ekspor regional
Volkswagen Teramont ProDisiapkan untuk perakitanUzbekistan dan ekspor regional
Lini JettaDisiapkan untuk perakitanUzbekistan dan ekspor regional

Kerja sama dengan mitra lokal Uzbekistan menjadi fondasi bagi program tersebut. Basis perakitan lokal diharapkan memudahkan Volkswagen menjangkau pasar yang lebih luas di sekitar kawasan Asia Tengah.

Rencana ini mengemuka dalam forum internasional di Tashkent pada Juni 2026. CEO Volkswagen China Robert Cisek bertemu dengan Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier dan Presiden Uzbekistan Shavkat Mirziyoyev.

Kazakhstan Menambah Pilihan Model

Selain Uzbekistan, Kazakhstan juga menjadi bagian dari penguatan jaringan Volkswagen di kawasan. FAW-Volkswagen telah menyelesaikan sertifikasi untuk Volkswagen Magotan, Volkswagen Tayron L, dan Jetta VS7.

ModelStatus SertifikasiCatatan
Volkswagen MagotanTelah disertifikasiAkan menggunakan nama Passat
Volkswagen Tayron LTelah disertifikasiMasuk jajaran Volkswagen Kazakhstan
Jetta VS7Telah disertifikasiMasuk jajaran Volkswagen Kazakhstan

Tiga model tersebut diperkirakan memperkuat portofolio Volkswagen di Kazakhstan. Saat ini, Volkswagen masih mengandalkan Touareg rakitan Slovakia sebagai model utamanya di negara tersebut.

Menurut laporan Liputan6 yang mengutip CarNewsChina, perakitan Uzbekistan dirancang untuk melayani kebutuhan regional. Rencana tersebut mempertegas bahwa produksi Volkswagen di China tidak lagi hanya berorientasi pada pasar domestik.

Keberhasilan program hingga akhir 2026 akan menjadi indikator perubahan strategi Volkswagen China. Asia Tengah diposisikan sebagai kawasan penting untuk membangun jaringan produksi, pemasaran, dan ekspor yang lebih luas.

Baca Juga