Sikka dan Manggarai Menampung Ribuan Pengungsi, Gerindra Kirim Bantuan untuk NTT

Kabupaten Sikka dan Manggarai menjadi wilayah dengan jumlah pengungsi terbesar setelah gempa bermagnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur. Di tengah kondisi tersebut, Partai Gerindra menyalurkan bantuan senilai Rp1 miliar untuk membantu warga terdampak.

Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana hingga pukul 00.00 WIB mencatat 9.290 warga masih berada di pengungsian. Lebih dari separuh jumlah itu terkonsentrasi di dua kabupaten di Pulau Flores tersebut.

Sikka menampung 3.356 pengungsi

Kabupaten Sikka mencatat 3.356 pengungsi, jumlah tertinggi dalam data yang disampaikan BNPB. Sebanyak 1.356 warga berada di GOR Samador, sedangkan 2.000 warga lainnya menempati 10 titik pengungsian mandiri.

Di Kabupaten Manggarai, jumlah pengungsi tercatat mencapai 2.078 jiwa. Mereka tersebar di sejumlah titik pengungsian di wilayah tersebut.

WilayahJumlah PengungsiRincian
Kabupaten Sikka3.356 jiwa1.356 di GOR Samador, 2.000 di 10 titik mandiri
Kabupaten Manggarai2.078 jiwaTersebar di sejumlah titik

Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan menyampaikan angka itu berasal dari pembaruan data pengungsian. Jumlah tersebut mencerminkan besarnya kebutuhan penanganan di berbagai wilayah terdampak.

Bantuan dana dan layanan makanan

Gerindra menyalurkan dana bantuan Rp1 miliar melalui DPD Partai Gerindra Provinsi NTT. Dana itu ditujukan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan masyarakat yang masih menghadapi dampak gempa.

Selain bantuan dana, DPC Partai Gerindra Kabupaten Ngada mendirikan dapur umum darurat di lokasi pengungsian. Dapur umum itu disiapkan untuk melayani kebutuhan makanan para pengungsi di Flores.

Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra Sugiono mengatakan kader partai di daerah telah digerakkan untuk turun langsung membantu masyarakat. Menurut dia, penyaluran bantuan merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas kepada warga NTT.

“Partai Gerindra tidak larut dalam perayaan HUT RI saja, tetapi bergerak sebagai bentuk solidaritas,” kata Sugiono di Jakarta, Minggu (16/8), sebagaimana dikutip CNN Indonesia dari Antara. Pernyataan itu disampaikan di tengah persiapan perayaan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Makanan bergizi untuk kelompok rentan

Sugiono menyebut Prabowo Subianto telah meminta kader menyiapkan makanan siap saji dan bergizi bagi warga terdampak. Perhatian khusus diminta diberikan kepada kelompok rentan, terutama ibu dan anak.

Penyediaan makanan di pengungsian menempatkan bantuan sebagai pelayanan langsung, bukan hanya penyaluran dana. Kehadiran kader di lokasi pengungsian disebut menjadi bagian dari upaya gotong royong saat masyarakat menghadapi bencana.

Sugiono berharap bantuan tersebut dapat membantu mengurangi beban warga yang masih menjalani masa pengungsian. Ia juga mendoakan masyarakat Flores memperoleh kekuatan, ketabahan, dan kelancaran selama pemulihan pascabencana.

Baca Juga