Manchester City memiliki catatan positif saat menghadapi Arsenal pada musim lalu, tetapi Enzo Maresca tidak dapat mengandalkan rekor tersebut sebagai jaminan. Final Community Shield 2026 akan menjadi ujian pertama pelatih Italia itu dalam pertandingan kompetitif bersama City.
City memenangi final Carabao Cup atas Arsenal dan tidak terkalahkan dalam dua pertemuan Premier League. Namun, Arsenal tetap mengakhiri musim sebagai juara liga setelah mengungguli City dalam persaingan gelar.
Dua Prestasi, Satu Final
Community Shield mempertemukan dua tim dengan jalur prestasi berbeda. Manchester City tampil sebagai juara Piala FA, sementara Arsenal hadir sebagai kampiun Premier League 2025/2026.
Pertandingan tersebut akan digelar di Principality Stadium, Cardiff, pada Minggu, 16 Agustus 2026. Laga ini menjadi panggung awal bagi dua rival yang telah beberapa kali berhadapan di berbagai kompetisi pada musim sebelumnya.
| Aspek | Manchester City | Arsenal |
|---|---|---|
| Status peserta | Juara Piala FA | Juara Premier League 2025/2026 |
| Final Carabao Cup musim lalu | Menang atas Arsenal | Kalah dari City |
| Rekor liga musim lalu | Tidak terkalahkan dalam dua laga | Tidak menang dalam dua laga |
Arsenal Tetap Lawan yang Diakui
Maresca tidak menutup mata terhadap posisi Arsenal sebagai penguasa liga pada musim lalu. Ia menilai tim asuhan Mikel Arteta telah membangun kekuatan yang konsisten dalam waktu panjang.
“Arsenal telah menunjukkan dalam 2, 3, 4, 5 tahun terakhir mereka selalu berada di sana. Mereka adalah tim yang luar biasa dan dikelola dengan baik oleh Mikel,” ujar Maresca.
Pernyataan tersebut menggambarkan besarnya tantangan yang akan dihadapi City di Cardiff. Arsenal bukan hanya lawan dalam satu pertandingan perebutan trofi, melainkan tim yang berhasil mengakhiri musim sebelumnya di atas City dalam klasemen liga.
Meski demikian, Maresca menegaskan City tidak berniat menerima jarak itu tanpa perlawanan. Ia ingin timnya menjadikan musim baru sebagai kesempatan untuk kembali dalam persaingan papan atas.
“Tetapi pada saat yang sama, kami adalah Man City dan kami akan berusaha memperkecil jarak serta kembali bersaing,” kata Maresca. Final Community Shield menjadi langkah awal yang dapat memberi pesan penting bagi perjalanan City berikutnya.
Trofi Tetap Menjadi Sasaran
Bagi sejumlah tim, Community Shield dapat dianggap sebagai laga terakhir sebelum kompetisi liga dimulai. Maresca justru memandang keberadaan trofi sebagai alasan utama untuk menuntut keseriusan penuh dari timnya.
Ia tidak ingin pertandingan tersebut diperlakukan sebagai agenda persiapan biasa. City diharapkan tampil dengan tujuan yang jelas sejak pertandingan resmi pertama di bawah arahannya.
“Menurut saya pribadi, ini adalah sebuah trofi. Ketika trofi dan sebuah final sudah di depan mata, Anda selalu berusaha memenangkan pertandingan,” kata Maresca dalam konferensi pers menjelang laga.
Ia menegaskan kembali pandangannya dengan menyebut Community Shield bukan pertandingan persahabatan. “Jadi, ini sama sekali bukan laga persahabatan. Ini adalah trofi yang akan kami coba menangkan sebaik mungkin,” lanjutnya.
Pengukur Kesiapan Sebelum Liga
Setelah menghadapi Arsenal, Manchester City dijadwalkan membuka kompetisi Premier League dengan melawan Bournemouth pada pekan berikutnya. Final di Cardiff karena itu menjadi kesempatan untuk mengukur kesiapan tim dalam situasi yang langsung menuntut hasil.
Kemenangan tidak hanya akan menghadirkan trofi, tetapi juga dapat memberi dorongan psikologis menjelang perjalanan liga. Bagi Maresca, pertandingan ini menjadi kesempatan awal untuk membuktikan bahwa City siap menantang Arsenal dan rival lain pada musim baru.






