Primebook 2 Max menawarkan alternatif bagi pengguna yang membutuhkan laptop untuk tugas ringan tanpa mengandalkan sistem Windows pada perangkat keras entry-level. Perangkat ini menjalankan PrimeOS 3.0 berbasis Android 15 dengan tampilan yang dirancang menyerupai lingkungan desktop.
Pendekatan tersebut membuat Primebook 2 Max cukup relevan untuk mengetik dokumen, membuka peramban, memutar musik, dan menjalankan aplikasi Android. Namun, kapasitasnya tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan karena perangkat ini belum ditujukan untuk pekerjaan profesional yang berat.
Batas Multitasking Mulai Terlihat
Gizmochina melaporkan navigasi desktop pada perangkat ini berjalan cukup lancar untuk penggunaan dasar. Beberapa tab peramban, dokumen, serta musik dapat dibuka bersamaan tanpa gangguan berarti.
Penurunan kelancaran mulai terasa ketika tab peramban yang berat jumlahnya melewati sekitar sepuluh. Animasi dapat menjadi kurang mulus dan perpindahan aplikasi membutuhkan waktu lebih lama saat banyak aplikasi Android aktif di latar belakang.
Konfigurasi internalnya mengandalkan MediaTek Helio G99, RAM 8GB LPDDR4X, dan penyimpanan 256GB UFS 2.2. Kapasitas penyimpanan juga dapat diperluas menggunakan kartu microSD hingga 1TB.
| Komponen | Spesifikasi | Peruntukan |
|---|---|---|
| Prosesor | MediaTek Helio G99 | Komputasi dasar dan aplikasi Android |
| Memori | 8GB LPDDR4X | Multitasking ringan |
| Penyimpanan | 256GB UFS 2.2 | Dapat ditambah microSD hingga 1TB |
| Layar | 15,6 inci Full HD IPS | Lebih sesuai untuk penggunaan dalam ruangan |
Keyboard Lengkap Menjadi Keunggulan Praktis
Di tengah keterbatasan performa, Primebook 2 Max membawa perlengkapan yang mendukung pekerjaan administratif. Keyboard chiclet berukuran penuh telah dilengkapi numpad, lampu latar, dan karakter pengetikan yang senyap.
Susunan ini dapat membantu pengguna yang sering memasukkan angka atau menyusun dokumen dalam waktu lama. Tombol fungsi pada keyboard juga dibuat khusus untuk mengoperasikan PrimeOS 3.0.
Trackpad memiliki bidang yang luas dengan permukaan nyaman untuk gerakan jari. Meski demikian, respons penunjuk dilaporkan sedikit lambat sehingga ketepatan klik tidak selalu langsung mengikuti gerakan pengguna.
Layar 15,6 inci Full HD memakai panel IPS dengan lapisan matte anti-silau. Lapisan tersebut membantu mengurangi pantulan ketika laptop dipakai membaca, menulis, atau menonton video kasual.
Panel mencakup 45 persen ruang warna NTSC dan menawarkan tingkat kecerahan maksimum 250 nits. Tampilan dinilai memadai di dalam ruangan, tetapi penggunaan di luar ruangan berpotensi kurang nyaman meski tersedia pengaturan Super Brightness.
Konektivitas Lengkap dengan Catatan Penting
Primebook 2 Max menyediakan tiga port USB Type-A, jack audio 3,5 mm, slot microSD, serta dua port USB-C dengan fungsi berbeda. Satu USB-C digunakan untuk data dan OTG, sedangkan port lainnya dikhususkan untuk pengisian daya.
Perangkat ini turut mendukung Wi-Fi dual-band dan Bluetooth 5.1 untuk konektivitas sehari-hari. GPS serta giroskop juga tersedia agar sejumlah aplikasi seluler dapat berfungsi seperti pada ponsel.
Pengguna yang memerlukan monitor tambahan perlu memperhatikan keterbatasan USB-C pada laptop ini. Port tersebut tidak mendukung DisplayPort, sehingga monitor eksternal tidak dapat dihubungkan melalui kabel USB-C standar.
Fitur pemindahan berkas nirkabel bawaan seperti Quick Share juga tidak tersedia. Kondisi ini dapat menjadi pertimbangan bagi pengguna yang kerap memindahkan berkas besar antarperangkat.
Desain Ringkas untuk Kebutuhan Dasar
Chassis plastik berlapis akhir Chill Grey matte memiliki bobot 1,61 kg dan ketebalan 20 mm. Ukuran tersebut membuatnya masih relatif mudah dibawa dalam tas, walau lapisan luarnya perlu dijaga dari goresan.
Engsel dapat dibuka hingga 180 derajat, sementara takikan di bagian layar membantu proses pembukaan dengan dua tangan. Tutup layar tidak dirancang untuk dibuka dengan satu tangan.
Webcam 1440p ditempatkan pada area takikan dan dilengkapi penutup privasi fisik. Dengan layar besar, keyboard lengkap, dan ekosistem Android, Primebook 2 Max lebih tepat diposisikan untuk pelajar atau pengguna yang mengutamakan pekerjaan ringan.






