Pramusim NFL 2026 tidak hanya menjadi rangkaian pertandingan persiapan bagi para quarterback muda. Will Levis dan J.J. McCarthy memasuki periode ini dengan tuntutan untuk menjawab pertanyaan penting mengenai perkembangan permainan mereka.
Levis perlu membuktikan bahwa perubahan pada gerakan lemparannya dapat bekerja dalam pertandingan. McCarthy, di sisi lain, harus menunjukkan kemajuan dan ketenangan ketika tekanan permainan meningkat.
Perhatian terhadap keduanya muncul dalam pembahasan Chris Simms dan Mike Florio mengenai pemain yang patut dipantau pada pekan pertama pramusim. Penilaian tidak terbatas pada hasil pertandingan, tetapi juga mencakup respons pemain terhadap tekanan serta kemajuan aspek teknis.
Dua Quarterback, Dua Bentuk Pembuktian
Will Levis menjadi fokus di Tennessee Titans karena ia membawa perubahan teknik lemparan ke pramusim. Simms ingin melihat apakah penyesuaian tersebut memberi pengaruh positif saat quarterback itu tampil dalam situasi pertandingan.
Penilaian terhadap Levis juga menempatkan pelatih Brian Daboll sebagai salah satu faktor penting dalam perkembangannya. Levis sebelumnya menyatakan dirinya sebagai salah satu dari 32 quarterback terbaik, sehingga performa di lapangan akan menjadi pembuktian yang relevan.
J.J. McCarthy menghadapi evaluasi berbeda di Minnesota Vikings. Simms menilai sikap dan aura McCarthy ketika berada di lapangan akan ikut menentukan cara kemajuannya dibaca pada pramusim ini.
“Saya ingin melihat kemajuan J.J. McCarthy dan bagaimana tekanan memengaruhinya,” ujar Simms. Ia menambahkan bahwa McCarthy perlu hadir dalam pertandingan pada Sabtu sore untuk memberikan bahan evaluasi yang nyata.
| Pemain/Tim | Target Pramusim | Hal yang Dinilai |
|---|---|---|
| Will Levis | Menguji perubahan lemparan | Dampak saat bermain |
| J.J. McCarthy | Menunjukkan kemajuan | Respons terhadap tekanan |
| Will Howard | Menjaga peluang roster | Laga melawan Packers |
| Houston Texans | Membenahi serangan | Laga melawan Chargers |
Howard Berada di Bawah Ancaman Roster
Taruhan yang dihadapi Will Howard bersama Pittsburgh Steelers bahkan lebih langsung karena berkaitan dengan tempat di roster 53 pemain. Howard belum bermain dalam waktu lama, sehingga laga melawan Green Bay Packers menjadi panggung penting untuk memperlihatkan nilainya.
Florio menilai Howard paling mungkin terlempar dari daftar utama apabila Steelers tidak membawa empat quarterback. “Tunjukkan sesuatu, Will Howard, karena dia adalah yang paling mungkin tidak berada di daftar 53 pemain jika mereka tidak membawa empat quarterback,” kata Florio.
Kondisi itu membedakan Howard dari Levis dan McCarthy. Jika dua nama lain berupaya menegaskan perkembangan permainan, Howard harus menggunakan kesempatan pramusim untuk mempertahankan peluangnya bersama Steelers.
Perbaikan Texans Juga Menjadi Sorotan
Houston Texans memasuki pramusim dengan kebutuhan memperbaiki unit ofensif yang dipimpin Nick Calley. Tim ini sebelumnya mengalami masalah dalam pengendalian bola pada playoff, sehingga peningkatan serangan menjadi agenda penting menuju musim berikutnya.
Laga malam hari melawan Los Angeles Chargers akan menjadi ujian awal bagi Texans. Florio menilai potensi tim itu dapat meningkat tajam bila permainan ofensifnya membaik.
“Mereka bisa menjadi tim Super Bowl jika ofensifnya bisa tampil lebih baik,” tegas Florio. Karena itu, tanda-tanda perbaikan serangan akan lebih penting daripada sekadar hasil pertandingan persiapan.
Kondisi Shanahan Ditunggu 49ers
San Francisco 49ers membawa fokus lain melalui kondisi pelatih kepala Kyle Shanahan. Ia diharapkan pulih dari kecelakaan dan dapat kembali memimpin tim dari pinggir lapangan selama rangkaian pramusim.
Florio menyampaikan keinginannya untuk melihat Shanahan dalam kondisi baik seperti biasanya. Kehadiran pelatih tersebut menjadi bagian dari sejumlah pertanyaan yang akan dijawab tim-tim NFL selama pramusim berlangsung.






