Poin Pertama FC Utrecht Datang Tanpa Gol, AZ Alkmaar Redam Galgenwaard

FC Utrecht akhirnya meraih poin pertama musim ini, tetapi hasil tersebut belum menjawab kebutuhan mereka akan kemenangan kandang. Utrecht bermain imbang 0-0 melawan AZ Alkmaar di Stadion Galgenwaard pada pekan kedua Eredivisie.

Tuan rumah tampil menekan sejak menit awal, namun tidak mampu menembus pertahanan AZ. Skor tanpa gol membuat Utrecht masih menunggu kemenangan pertama setelah sebelumnya kalah 1-2 dari FC Groningen.

AZ juga tidak pulang dengan hasil sepenuhnya memuaskan karena gagal meneruskan kemenangan dari laga pembuka. Meski begitu, mereka mampu bertahan dari tekanan Utrecht dan membawa pulang satu poin.

Pertandingan ini menampilkan duel yang ketat di kedua area penalti. Utrecht memperoleh peluang melalui Ángel Alarcón, sedangkan AZ nyaris membuka skor lewat Weslley Patati.

Tembakan Alarcón berhasil dihentikan Jari De Busser. Di sisi lain, Barkas terbantu mistar gawang ketika sepakan Patati pada menit ke-21 tidak berujung gol.

Hasil Dua Pekan Pertama

TimLaga Pekan KeduaRekam Hasil Sebelumnya
FC Utrecht0-0 melawan AZ AlkmaarKalah 1-2 dari FC Groningen
AZ Alkmaar0-0 melawan FC UtrechtMenang pada pertandingan pembuka

Anthony Correia menurunkan Utrecht dengan skema 4-3-3 untuk mengejar respons setelah kekalahan pada pertandingan pertama. Vasilis Barkas kembali mengawal gawang setelah pulih dari sakit.

Keputusan tersebut membantu Utrecht menjaga gawang tetap bersih, tetapi timnya belum mendapat hasil maksimal di lini depan. Ketidakmampuan menyelesaikan peluang menjadi pembeda dalam pertandingan di Galgenwaard.

Dani de Wit mengakui kekalahan dari Groningen menjadi topik penting dalam evaluasi tim. “Tentu saja kekesalan terbesar saya terletak pada hasil melawan Groningen. Kami telah membicarakannya secara mendalam,” kata kapten Utrecht itu.

De Wit juga melihat Utrecht masih memiliki fondasi permainan yang dapat dikembangkan. “Ada banyak hal yang harus kami perbaiki, tetapi kita juga harus jujur bahwa kami menciptakan peluang-peluang yang sangat bagus,” ujarnya.

Menurut De Wit, sepak bola sering ditentukan oleh keberhasilan memanfaatkan kesempatan. “Jika Anda mencetaknya, Anda memenangkan pertandingan. Sesederhana itu kadang-kadang,” tutur gelandang tersebut.

Penghormatan untuk Leo van Veen

Sebelum pertandingan dimulai, Galgenwaard berada dalam suasana duka untuk mengenang Leo van Veen. Legenda Utrecht itu wafat pada usia 80 tahun dan mendapat penghormatan melalui hening cipta satu menit.

Utrecht juga meresmikan patung penghormatan untuk Van Veen di tribune Bunnikside. Setelah momen tersebut, wasit Danny Makkelie memimpin pertandingan yang berlangsung tanpa pemenang.

Laga melawan AZ turut membawa arti personal bagi De Wit. Ia pernah memperkuat klub Alkmaar itu selama lima musim dengan catatan 200 penampilan dan 30 gol.

“Ini tetap spesial. Saya bermain di sana selama lima tahun, 200 pertandingan. Ini pertandingan yang menyenangkan,” kata De Wit. Namun, laga spesial tersebut berakhir tanpa gol dan tanpa kemenangan bagi klub yang kini dibelanya.

Utrecht sebenarnya memiliki sejarah positif saat menghadapi AZ di Eredivisie. Dari total 46 pertemuan liga, Utrecht telah meraih 22 kemenangan, tetapi keunggulan catatan itu belum kembali terlihat pada duel kali ini.

Baca Juga