Pixel Tag Membuka Jalan bagi Android, tetapi Ekosistem Tetap Menentukan Pilihan

Pixel Tag memberi pengguna Android di luar ekosistem Samsung pilihan baru untuk melacak kunci, tas, dan barang pribadi. Namun, kegunaan tracker ini saat barang berada jauh tetap ditentukan oleh jaringan perangkat yang menopang layanan pelacakannya.

Google mengandalkan Find Hub yang disebut mencakup lebih dari satu miliar perangkat Android yang berpartisipasi. Cakupan tersebut berpotensi membantu pencarian barang di tempat ramai, seperti bandara, pusat perbelanjaan, dan jalanan kota.

Perbedaan jaringan inilah yang membuat persaingan Pixel Tag, Apple AirTag, dan Galaxy SmartTag2 tidak hanya soal bentuk fisik atau harga. Setiap perangkat dirancang paling optimal untuk pengguna ponsel dalam ekosistem tertentu.

TrackerKompatibilitas UtamaPencarian DekatJaringan Jarak Jauh
Pixel TagAndroid 9 atau lebih baruUWB dan Bluetooth Channel SoundingGoogle Find Hub
Apple AirTagiPhone dan iPadUWB Precision FindingApple Find My
Galaxy SmartTag2Samsung GalaxyBluetooth dan UWBSmartThings Find

Pixel Tag Lebih Terbuka untuk Android

Pixel Tag dapat digunakan pada ponsel dengan Android 9 atau versi yang lebih baru. Persyaratan ini membuatnya tersedia bagi pengguna Android yang lebih luas dibanding SmartTag2 yang berfokus pada perangkat Samsung Galaxy.

Meski demikian, fitur pencarian presisi Pixel Tag tidak otomatis tersedia pada seluruh ponsel Android. Ultra Wideband atau UWB memerlukan chip khusus, sedangkan Bluetooth Channel Sounding memerlukan Android 16 atau lebih baru serta Bluetooth 6.0 atau lebih baru.

Menurut Gizmochina, Pixel Tag memiliki ukuran sekitar 46 x 28 x 5,4 mm dengan bobot kurang dari 12 gram. Bentuknya menyerupai pil atau kerikil, tetapi bodinya tidak menyediakan lubang maupun cincin bawaan untuk gantungan kunci.

Pengguna kemungkinan perlu membeli casing atau holder tambahan untuk memasang Pixel Tag pada kunci atau tas. Hal tersebut menjadi pembeda praktis dibanding Galaxy SmartTag2 yang telah memiliki cincin logam besar pada bodinya.

AirTag dan SmartTag2 Tetap Memiliki Wilayah Kuat

Apple AirTag masih menjadi pilihan paling menyatu bagi pengguna iPhone dan iPad melalui jaringan Find My. Perangkat ini memakai UWB Precision Finding untuk menampilkan arah dan jarak barang saat berada di dekat pengguna.

AirTag generasi terbaru menggunakan chip UWB generasi kedua dengan jangkauan Precision Finding yang disebut 50 persen lebih luas daripada generasi sebelumnya. Apple juga meningkatkan volume speaker hingga 50 persen dan menyatakan suaranya dapat terdengar sampai dua kali lebih jauh.

Bagi pemilik Android, keterbatasan AirTag tetap jelas karena pengalaman pelacakan penuh tidak tersedia di platform tersebut. Ponsel Android hanya dapat memindai AirTag hilang melalui NFC untuk melihat informasi pemilik apabila Lost Mode telah aktif.

Galaxy SmartTag2 menawarkan kombinasi Bluetooth dan UWB serta jangkauan Bluetooth hingga 120 meter dalam kondisi ideal. Akan tetapi, pencarian UWB paling akurat hanya dapat digunakan pada ponsel Galaxy yang memiliki chip UWB.

Untuk pencarian jarak jauh, SmartTag2 bergantung pada jaringan SmartThings Find yang memakai perangkat Samsung Galaxy. Batas ini membuat perangkat tersebut tidak dapat dijadikan tracker harian bagi pengguna Pixel, OnePlus, maupun iPhone.

Harga dan Ketahanan Berada di Kelas yang Sama

Pixel Tag dijual seharga $29 untuk satu unit atau $99 untuk paket empat unit, sama dengan AirTag. Galaxy SmartTag2 dipasarkan seharga $30 untuk satu unit dan $100 untuk paket empat unit.

Ketiganya menggunakan baterai koin CR2032 yang dapat diganti pengguna. Google dan Apple menyebut baterai dapat bertahan lebih dari satu tahun dalam pemakaian normal, sedangkan Samsung mengklaim hingga 500 hari pada mode normal atau 700 hari pada mode hemat daya.

Pixel Tag, AirTag, dan SmartTag2 juga memiliki rating IP67 untuk ketahanan terhadap debu dan air. Ketiga tracker tersebut dirancang menghadapi hujan, tas basah, serta perendaman singkat di air dangkal.

Pixel Tag dijadwalkan mulai dijual pada 11 November. Kehadirannya memperluas pilihan tracker bagi pengguna Android, sementara AirTag tetap unggul bagi pemilik perangkat Apple dan SmartTag2 mempertahankan relevansinya di ekosistem Galaxy.

Baca Juga