Piala Gubernur DKI Jakarta disiapkan sebagai arena seleksi kekuatan saat tenis DKI mengejar minimal dua medali emas pada PON 2028. Turnamen ini akan membantu Pelti DKI Jakarta menentukan peringkat petenis lapangan untuk kebutuhan persiapan jangka panjang.
Sasaran tersebut muncul setelah DKI meraih empat medali perak dan dua perunggu pada PON 2024. Enam medali itu belum menghasilkan emas, sehingga target menuju PON berikutnya dipasang lebih tinggi.
Peringkat pemain menjadi bagian dari persiapan
Pelti DKI tidak menempatkan Piala Gubernur DKI Jakarta hanya sebagai kompetisi dengan hadiah uang. Hasil setiap pertandingan akan menjadi bahan pemetaan untuk melihat posisi dan daya saing petenis dalam persiapan menuju PON 2028.
Ketua Pelti DKI Jakarta Hari Nugroho menyebut turnamen tersebut sebagai bagian dari agenda menuju ajang nasional itu. “Karena ini merupakan event persiapan kami untuk menuju PON 2028,” kata Hari Nugroho.
Menurut Hari, persiapan minimal dua tahun dibutuhkan agar target dapat dilaksanakan dengan matang. Cabang tenis sendiri direncanakan tetap berlangsung di Jakarta walaupun PON 2028 digelar di NTB dan NTT.
| Fokus Persiapan | Rincian |
|---|---|
| Target medali PON 2028 | Minimal 2 emas |
| Raihan PON 2024 | 4 perak dan 2 perunggu |
| Fungsi turnamen | Penentuan peringkat dan pemetaan kekuatan |
| Durasi persiapan yang dinilai perlu | Minimal 2 tahun |
Lapangan Hotel Borobudur menampung persaingan 178 petenis
Turnamen dijadwalkan berlangsung pada 27 Juli sampai 3 Agustus di Lapangan Tenis Hotel Borobudur, Jakarta. Sekitar 178 petenis akan tampil dengan total hadiah yang diperebutkan sebesar Rp250 juta.
Sektor putra akan dihuni oleh sejumlah nama dari jajaran 10 besar nasional. Mereka meliputi Tegar Abdi Satrio Wibowo, Lucky Chandra Kurniawan, Rangga Wisnu Kresna Rafansyah, Michal Ihsan Wicaksana, Claudio Renaldi Lumanaw, M Akmal Junaini, dan Ega Uneputy.
Persaingan putri mencakup Nadya Dhaneswara, Meydiana Laviola, Lailatul Fajria, Bunga Nuraini, serta Mischka Sinclair Goenadi. Mischka tercatat sebagai juara bertahan asal DKI dalam turnamen ini.
| Data Pelaksanaan | Keterangan |
|---|---|
| Lokasi | Lapangan Tenis Hotel Borobudur, Jakarta |
| Jadwal | 27 Juli-3 Agustus |
| Jumlah peserta | Sekitar 178 petenis |
| Total hadiah | Rp250 juta |
ASN dan pegawai BUMN ikut mendapat ruang bertanding
Selain nomor individual, Piala Gubernur DKI Jakarta menyertakan kompetisi beregu untuk Aparatur Sipil Negara dan pegawai BUMN. Sebanyak 16 tim dijadwalkan ikut serta dengan sembilan anggota di setiap tim.
Nomor beregu yang dimainkan terdiri atas ganda eksekutif, ganda campuran prestasi, dan ganda KU85. Kehadiran kategori tersebut membuat rangkaian pertandingan menjangkau peserta di luar kelompok petenis profesional.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung direncanakan membuka turnamen pada Sabtu, 1 Agustus, pukul 08.00 WIB. Ketua PP Pelti Nurdin Halid serta Wamenhan dan Wamenhum selaku pembina PP Pelti dijadwalkan turut mendampingi.
Kompetisi ini memberi Pelti DKI kesempatan mengawali evaluasi melalui pertandingan dengan persaingan nasional yang kuat. Hasilnya akan menjadi salah satu pijakan untuk mengubah raihan tanpa emas pada PON 2024 menjadi dua emas pada PON 2028.






