Bukan Gol yang Dicari Pedri, Penyelamatan Ayahnya Justru Jadi Kenangan

Ferran Torres membawa Spanyol menang 1-0 atas Argentina, tetapi salah satu adegan paling personal setelah final justru datang dari Pedri. Gelandang tersebut menendang penalti ke arah ayahnya, Fernando Gonzalez, yang kemudian menepis bola Panenka itu.

Momen itu berlangsung setelah final Piala Dunia 2026 di MetLife Stadium, New Jersey. Saat La Roja merayakan gelar dunia, Pedri dan Fernando menghadirkan selebrasi kecil yang berbeda dari pengangkatan trofi di depan publik.

Gol Bukan Tujuan Utama

Pedri tampaknya tidak menempatkan gol sebagai tujuan utama dalam eksekusi tersebut. Ia sudah menduga Fernando akan mampu menggagalkan tendangan yang dilepaskan dari titik putih.

“Dia pasti bisa menepisnya. Dia selalu melakukannya,” ujar Pedri. Perkataan itu terbukti ketika Fernando tidak terpancing bola lambung Panenka yang diarahkan ke sisi kiri gawang.

Penyelamatan tersebut disambut tawa dan senyum dari orang-orang di sekitar lapangan. Adegan itu memperlihatkan sisi lain perayaan gelar besar, ketika pencapaian profesional bertemu dengan hubungan keluarga yang dekat.

Kebiasaan Seusai Mengangkat Trofi

Menurut Liputan6.com, Pedri dan Fernando memang memiliki tradisi penalti setiap kali sang gelandang memenangi gelar penting. Fernando mengambil peran sebagai kiper, sedangkan Pedri menjadi pemain yang mencoba menaklukkannya.

Ritual itu memberi Fernando kesempatan singkat kembali berdiri di bawah mistar. Ia pernah bercita-cita menjadi penjaga gawang dan disebut nyaris bermain di level semiprofesional.

Jalur tersebut tidak diteruskan Fernando karena tanggung jawab keluarga. Meski demikian, ia tetap hadir dalam perkembangan karier putranya dengan mengantar Pedri latihan dan mendampinginya sejak masa awal.

Makna di Balik Perayaan Spanyol

Keberhasilan Spanyol di Piala Dunia 2026 menambah pencapaian besar Pedri bersama tim nasional. Gol Ferran Torres pada final melawan Argentina memastikan kemenangan yang membawa La Roja ke puncak perayaan.

Dalam pesta juara itu, Fernando mendapat peran yang tidak kalah penting bagi Pedri. Tendangan penalti yang gagal masuk menjadi penghormatan terhadap pengorbanan ayahnya selama perjalanan menuju sepak bola profesional.

Selebrasi di New Jersey akhirnya tidak hanya berkisah tentang trofi untuk Timnas Spanyol. Ada pula tradisi keluarga yang terus dijaga Pedri, dengan Fernando tetap menjadi lawan favoritnya di bawah mistar.

Baca Juga