Newcastle dan Leeds Memantau James Trafford, Peluang Keluar dari City Terbuka

Newcastle United dan Leeds United disebut memantau situasi James Trafford di Manchester City. Ketertarikan itu muncul ketika sang kiper masih menghadapi jalan terjal untuk memperoleh menit bermain reguler.

Peluang pindah dapat menguat apabila Trafford memilih mencari peran yang lebih besar. Manchester City juga berpotensi membuka pembicaraan bila ada tawaran yang dinilai sulit ditolak.

Posisi Trafford belum sepenuhnya aman meski ia kembali ke City pada 2025. Gianluigi Donnarumma menjadi pesaing yang membatasi kesempatan tampilnya di Premier League maupun Liga Champions.

Persaingan tersebut membuat masa depan Trafford tidak hanya bergantung pada penampilannya saat dimainkan. Dinamika bursa transfer juga dapat menentukan apakah ia bertahan atau melanjutkan karier di klub lain.

Produktif dalam Kesempatan Terbatas

Trafford memperoleh sebagian besar kesempatan bermainnya pada Piala FA dan Piala Liga Inggris musim lalu. Dalam ruang bermain yang terbatas itu, ia tetap mencatat sejumlah hasil yang menunjukkan kapasitasnya sebagai penjaga gawang.

Rekor Musim LaluJumlah
Penampilan seluruh kompetisi17
Clean sheet8
Kebobolan13

Delapan clean sheet dari 17 penampilan menandakan Trafford mampu memberi dampak saat mendapat kepercayaan. Namun, jumlah laga tersebut belum cukup besar untuk membuat perannya otomatis naik dalam susunan kiper Manchester City.

Bagi kiper berusia 23 tahun, konsistensi kesempatan tampil menjadi bagian penting dalam pengembangan karier. Trafford masih harus menunggu peluang lebih luas atau memilih opsi lain jika persaingan di City tidak berubah.

Hubungan Lama dengan Maresca

Trafford memiliki hubungan profesional dengan Enzo Maresca sejak masa di tim Manchester City U23. Pengalaman itu membuat Maresca mengetahui karakter dan kemampuan sang penjaga gawang secara langsung.

Kepada Manchester Evening News yang dikutip Medcom.id, Maresca mengatakan, “Saya mengenal James karena dia adalah kiper saya saat saya memegang tim U23, jadi saya sangat mengenal James.” Pengakuan itu memperlihatkan bahwa Trafford memiliki staf pelatih yang memahami latar belakang permainannya.

Meski begitu, reuni tersebut bukan jaminan untuk merebut posisi utama. Kedekatan dengan pelatih hanya menjadi faktor pendukung ketika keputusan tim tetap dipengaruhi kebutuhan kompetitif dan pilihan pemain lain.

Maresca juga tidak memastikan arah masa depan Trafford ketika jendela transfer dibuka. “Tetapi sekali lagi, ketika bursa transfer terbuka, secara umum apa pun bisa terjadi,” ujar Maresca.

Kepulangan yang Belum Menjadi Kepastian

Trafford merupakan produk akademi Manchester City yang dijual ke Burnley pada 2023. Ia kembali ke Etihad Stadium pada 2025 dengan peluang untuk memulai kembali persaingan di klub masa kecilnya.

Kepulangan itu memberi Trafford kesempatan baru, tetapi tidak menghilangkan tantangan yang ada di bawah mistar. Kehadiran Donnarumma membuat target menjadi kiper utama tetap sulit dicapai dalam waktu dekat.

Newcastle United dan Leeds United kini menjadi dua klub yang dikaitkan dengan kemungkinan kepindahannya. Minat tersebut dapat menjadi alternatif bagi Trafford apabila ia memprioritaskan menit bermain yang lebih banyak.

Untuk saat ini, Trafford masih terdaftar sebagai salah satu kiper Manchester City. Keputusan berikutnya akan bergantung pada persaingan internal, sikap klub terhadap tawaran masuk, dan arah bursa transfer.

Baca Juga