Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri berangkat ke Kejuaraan Dunia 2026 dengan dua gelar dari turnamen di Jepang dan China. Modal itu mengangkat harapan Indonesia untuk mengakhiri tujuh tahun tanpa gelar juara dunia.
Pasangan ganda putra tersebut menjadi bagian dari 14 wakil Indonesia yang akan berlaga di Indira Gandhi Stadium, India, pada 17-23 Agustus 2026. Indonesia menempatkan pemain dan pasangan pada seluruh lima sektor pertandingan.
Fajar/Fikri, Jonatan, dan Putri Menjadi Perhatian
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri menjadi salah satu kekuatan paling diharapkan setelah menunjukkan hasil positif menjelang kejuaraan. Ganda putra juga memiliki sejarah penting karena menjadi nomor yang mengantarkan gelar terakhir Indonesia pada 2019.
Jonatan Christie memegang peran utama di tunggal putra bersama Alwi Farhan. Pada tunggal putri, Putri Kusuma Wardani kembali tampil dengan bekal medali perunggu dari Kejuaraan Dunia 2025, didampingi Thalita Ramadhani Wiryawan.
Sebaran Wakil di Setiap Nomor
| Nomor | Jumlah Wakil | Komposisi |
|---|---|---|
| Tunggal putra | 2 | Jonatan Christie, Alwi Farhan |
| Tunggal putri | 2 | Putri Kusuma Wardani, Thalita Ramadhani Wiryawan |
| Ganda putra | 3 | Fajar/Fikri, Sabar/Reza, Raymond/Nikolaus |
| Ganda putri | 3 | Rachel/Febi, Febriana/Meilysa, Isyana/Rinjani |
| Ganda campuran | 4 | Amri/Nita, Marwan/Aisyah, Bimo/Arlya, Rehan/Gloria |
Ganda campuran menjadi sektor dengan jumlah wakil Indonesia terbanyak, yaitu empat pasangan. Susunan ini memberi peluang bagi Indonesia untuk mengejar hasil dari berbagai nomor pertandingan.
Daftar 14 Wakil Indonesia
1. Jonatan Christie
Jonatan Christie akan memimpin kekuatan Indonesia di tunggal putra. Ia diharapkan mampu bersaing hingga fase perebutan gelar.
2. Alwi Farhan
Alwi Farhan menjadi pendamping Jonatan Christie di nomor tunggal putra. Ia membawa peluang untuk menciptakan kejutan dalam persaingan yang ketat.
3. Putri Kusuma Wardani
Putri Kusuma Wardani merupakan peraih medali perunggu Kejuaraan Dunia 2025. Prestasi itu menjadi modal pentingnya untuk kembali mengejar hasil besar.
4. Thalita Ramadhani Wiryawan
Thalita Ramadhani Wiryawan mengisi wakil kedua Indonesia di tunggal putri. Kehadirannya memperkuat pilihan Indonesia pada sektor perseorangan putri.
5. Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri membawa dua titel dari Jepang dan China. Hasil tersebut menjadikan mereka salah satu harapan utama Indonesia di India.
6. Sabar Karyaman Gutama/M Reza Isfahani
Sabar Karyaman Gutama/M Reza Isfahani turut bersaing pada ganda putra. Mereka menjadi salah satu pasangan yang berpeluang melangkah jauh.
7. Raymond Indra/Nikolaus Joaquin
Raymond Indra/Nikolaus Joaquin melengkapi tiga pasangan di ganda putra. Mereka menambah kedalaman Indonesia pada sektor yang pernah menghasilkan gelar juara dunia.
8. Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum
Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum menjadi salah satu pasangan ganda putri Indonesia. Mereka akan berusaha memperbaiki hasil Merah Putih di nomor tersebut.
9. Febriana D. Kusuma/Meilysa T. Puspitasari
Febriana D. Kusuma/Meilysa T. Puspitasari masuk dalam daftar ganda putri. Pasangan ini menambah kekuatan kontingen Indonesia di India.
10. Isyana Syahira Meida/Rinjani K. Nastine
Isyana Syahira Meida/Rinjani K. Nastine menjadi pasangan ketiga ganda putri. Mereka membawa peluang tambahan bagi Bulutangkis Indonesia pada nomor pasangan putri.
11. Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah
Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah akan membela Indonesia di ganda campuran. Mereka berada dalam sektor yang memiliki empat pasangan wakil Merah Putih.
12. Marwan Faza/Aisyah S. Putri Pranata
Marwan Faza/Aisyah S. Putri Pranata ikut mengisi daftar pada ganda campuran. Mereka menjadi bagian dari upaya memperluas peluang medali Indonesia.
13. Bimo Prasetyo/Arlya N.T Munggaran
Bimo Prasetyo/Arlya N.T Munggaran menjadi salah satu wakil di nomor ganda campuran. Mereka akan bersaing bersama tiga pasangan Indonesia lainnya.
14. Rehan N. Kusharjanto/Gloria E. Widjaja
Rehan N. Kusharjanto/Gloria E. Widjaja melengkapi susunan 14 wakil Indonesia. Pasangan ini turut mengusung misi merebut kembali gelar juara dunia.
Peluang Mengakhiri Puasa Gelar
Indonesia terakhir kali meraih gelar pada 2019 melalui Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan di ganda putra. Indonesia tidak mengirim wakil pelatnas pada 2021, lalu belum memperoleh gelar pada edisi 2022, 2023, dan 2025.
Raihan perunggu Putri Kusuma Wardani pada 2025 menjadi satu-satunya medali Indonesia pada edisi tersebut. Dengan kekuatan yang merata di lima sektor, Kejuaraan Dunia 2026 menjadi kesempatan untuk memperbaiki catatan itu.






