Tombol Fisik Jolla Phone Bisa Memutus Kamera dan Mikrofon, Android Bukan Andalan

Jolla Phone menawarkan kontrol yang jarang ditemukan pada ponsel modern melalui tombol privasi fisik. Tombol ini dapat mematikan mikrofon, kamera, Bluetooth, serta sejumlah fungsi perangkat tanpa pengguna perlu membuka menu pengaturan.

Pendekatan tersebut menjadi pembeda utama perangkat yang tidak menjadikan Android sebagai sistem operasi utamanya. Jolla memilih Sailfish 5 berbasis Linux untuk menyasar pengguna yang ingin memegang kendali lebih besar atas data dan komponen ponsel.

Jolla menyebut sistemnya sebagai “ponsel Linux sejati” karena memakai sistem operasi Linux asli. Sailfish 5 dirancang tanpa pelacakan pengguna, pengiriman data diam-diam ke server, dan modul analitik tersembunyi.

Kendati demikian, pengguna tidak sepenuhnya terputus dari ekosistem aplikasi Android. Jolla Phone tetap mendukung aplikasi Android, sementara layanan Google dapat dihapus dari perangkat saat diperlukan.

Spesifikasi untuk penggunaan harian

Di luar fokus privasi, Jolla Phone membawa kelengkapan yang lazim tersedia pada smartphone kelas modern. Perangkat ini mendukung 5G, NFC, dan dual SIM untuk kebutuhan konektivitas sehari-hari.

KomponenDetail
LayarAMOLED 6,36 inci, full HD, 390 ppi
MemoriRAM 12 GB dan penyimpanan 256 GB
EkspansiMendukung kartu microSD
Kamera belakang50 MP dan ultrawide 13 MP
Baterai5.500 mAh
KeamananPemindai sidik jari di sisi perangkat

Layar AMOLED berukuran 6,36 inci menjadi bagian depan perangkat dengan resolusi full HD dan kerapatan 390 ppi. Kamera depan ditempatkan di area poni, sedangkan permukaannya mendapat perlindungan Gorilla Glass.

Jolla belum mengungkap model chipset MediaTek yang digunakan pada ponsel ini. Chip tersebut dipadukan dengan RAM 12 GB serta penyimpanan internal 256 GB yang masih bisa diperluas melalui microSD.

Sektor kamera belakang terdiri atas kamera utama 50 MP dan kamera ultrawide 13 MP. Resolusi kamera depan belum dirinci oleh Jolla.

Baterai dapat diganti pengguna

Jolla Phone juga dirancang dengan baterai 5.500 mAh yang dapat diganti sendiri oleh pengguna. Penampang atau bagian luar perangkat turut dibuat agar bisa digonta-ganti.

Rancangan ini berbeda dari banyak ponsel yang memakai bodi tertutup. Untuk autentikasi, Jolla menempatkan pemindai sidik jari pada sisi bodi perangkat.

Jolla menjanjikan pembaruan sistem operasi setidaknya selama lima tahun sejak ponsel dirilis. Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan menjaga Sailfish 5 tetap relevan dalam penggunaan jangka panjang.

Harga dan jadwal ketersediaan

Jolla Phone dibanderol 499 euro dan baru akan diproduksi jika pesanan mencapai sedikitnya 2.000 unit sebelum 4 Januari 2026. Informasi yang dihimpun tekno.kompas.com dari GSM Arena menyebut jumlah pesanan di situs Jolla telah melampaui 3.200 unit.

Pengiriman perangkat diperkirakan dimulai pada akhir semester 2026. Tahap awal penjualan mencakup Inggris, Norwegia, Swiss, serta negara-negara Uni Eropa sebelum diperluas ke wilayah lain.

Baca Juga