Jangan Lama Sejajar dengan Truk, Pecah Ban Bertekanan Tinggi Bisa Datang Mendadak

Pecah ban pada truk dapat terjadi mendadak dan memberi sedikit waktu bagi pengendara motor untuk bereaksi. Menjaga jarak dari kendaraan besar menjadi langkah penting karena tekanan ban truk dapat mencapai 150 hingga 200 PSI.

Pengendara yang terlalu lama berada sejajar dengan roda belakang menghadapi risiko lebih besar. Selain kemungkinan terkena serpihan, suara ledakan keras dapat memicu tindakan mendadak yang mengganggu stabilitas motor.

Ruang Menghindar Menjadi Penentu

Jarak yang cukup antara motor dan truk memberi ruang untuk menghindar ketika keadaan darurat muncul. Ruang tersebut penting karena kegagalan ban sulit diprediksi oleh pengendara yang berada di belakang atau di samping kendaraan besar.

Pengendara sebaiknya menjaga laju kendaraan tetap stabil saat berada di dekat truk atau bus. Apabila kondisi jalan mendukung, menyalip secara aman lebih dianjurkan daripada terus berada di sisi kendaraan besar.

Langkah itu juga relevan ketika lalu lintas padat. Memaksakan posisi di area rawan dapat meningkatkan paparan terhadap risiko jika ban kendaraan besar mengalami masalah.

Bahaya dari Serpihan hingga Reaksi Spontan

Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia, Sony Susmana, mengingatkan pengendara motor agar tidak terlalu dekat dengan roda belakang truk. Area ini merupakan titik buta dan menjadi salah satu bagian yang paling berisiko bila terjadi ledakan ban.

Serpihan dapat mengenai pengendara yang berada di dekat roda. Di saat bersamaan, ledakan yang keras dapat membuat pengendara mengerem tiba-tiba atau membanting setang.

Reaksi tersebut berpotensi menyebabkan motor kehilangan keseimbangan. Dalam sejumlah kejadian, pengendara dapat jatuh atau terpental setelah terdampak ledakan dan serpihan di sekitar kendaraan besar.

Perbandingan Tekanan Ban Kendaraan Besar

Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia Jawa Tengah dan DIY, Bambang Widjanarko, menjelaskan tekanan udara pada ban bus dan truk berada di tingkat tinggi. Perbedaan tekanan rata-rata keduanya terlihat pada data berikut.

Jenis KendaraanTekanan BanPotensi Dampak Pecah Ban
Bus120-130 PSIMembahayakan orang di sekitar
Truk150-200 PSISerpihan dan ledakan mengganggu pengendara

Bambang mengatakan, “Tekanan angin rata-rata ban bus adalah 120-130 Psi. Sementara tekanan angin rata-rata ban truk adalah 150-200 Psi.”

Tekanan tinggi pada ban truk membuat dampak pecah ban perlu mendapat perhatian dari pengguna jalan lain. Risiko tersebut tidak hanya menyangkut kondisi kendaraan, tetapi juga posisi motor terhadap kendaraan besar.

Waspada di Jalan Cepat

Menurut Bambang, ban kendaraan apa pun dapat mengalami kegagalan di berbagai tempat. Potensi itu tetap ada bahkan saat kendaraan tidak digunakan atau berada di garasi.

Pengendara motor perlu meningkatkan kewaspadaan saat melintas di jalan tol dan jalur arteri berkecepatan tinggi. Menjaga jarak, menghindari posisi sejajar terlalu lama, dan memilih waktu aman untuk mendahului dapat membantu memperkuat keselamatan pengendara motor.

Baca Juga