iQOO Neo 11 Ultra akan menjadi ponsel pertama yang menggunakan MediaTek Dimensity 9500M, chip 3 nm hasil pengembangan bersama iQOO dan MediaTek. Kehadiran prosesor khusus ini menempatkan performa tinggi sekaligus efisiensi daya sebagai taruhan utama perangkat tersebut.
iQOO menyebut Dimensity 9500M telah disetel secara khusus untuk Neo 11 Ultra, sehingga posisinya berbeda dari chipset standar yang dipasang pada beberapa model. Namun, perusahaan belum merilis angka pengujian atau data performa untuk membuktikan peningkatan yang dijanjikan.
Peluncuran Dijadwalkan 18 Agustus
Neo 11 Ultra dijadwalkan meluncur di China pada 18 Agustus. Ponsel ini juga telah tersedia untuk pemesanan awal di negara tersebut bersamaan dengan iQOO Z11S.
Informasi awal yang diungkap iQOO masih berfokus pada prosesor, layar, dan rancangan bodi. Detail penting lain seperti konfigurasi kamera, kapasitas baterai, pilihan warna, serta harga belum diumumkan.
| Bagian | Informasi |
|---|---|
| Prosesor | MediaTek Dimensity 9500M |
| Proses manufaktur | 3 nm |
| Rancangan CPU | All-big-core |
| Mesin optimasi | Monster Super Core Engine generasi berikutnya |
| Jadwal peluncuran | 18 Agustus di China |
Optimasi Diletakkan di Tingkat Chip
Dimensity 9500M menggunakan rancangan CPU all-big-core dan diproduksi melalui proses manufaktur 3 nm. Kombinasi tersebut menjadi dasar pendekatan iQOO untuk mengejar tenaga pemrosesan tanpa mengabaikan kebutuhan energi.
Menurut Gizmochina, iQOO turut membenamkan Monster Super Core Engine generasi berikutnya pada chip tersebut. Teknologi ini disebut terintegrasi langsung pada tingkat chip, bukan sebagai fitur perangkat lunak yang dapat ditambahkan belakangan.
Integrasi itu ditujukan agar pengelolaan performa dan konsumsi daya dapat berjalan lebih terpadu. Meski demikian, efektivitas penyetelan tersebut baru dapat dinilai setelah perangkat resmi diperkenalkan dan data pengujiannya tersedia.
Layar 2K untuk Kenyamanan Mata
Selain mengedepankan chipset, iQOO Neo 11 Ultra akan membawa layar 2K dengan perhatian pada kenyamanan mata. iQOO menyatakan panel ini menghasilkan kurang dari 5% cahaya biru berbahaya.
Panel tersebut juga mendukung Circular Polarized Light 2.0. Teknologi itu disebut membuat tampilan terlihat lebih alami sekaligus membantu mengurangi ketegangan mata saat perangkat digunakan.
Fokus pada layar memperluas posisi Neo 11 Ultra yang tidak hanya mengejar spesifikasi pemrosesan. iQOO berupaya menggabungkan chip kustom dengan panel beresolusi tinggi yang dirancang untuk penggunaan lebih nyaman.
Bingkai Metal dengan Bodi Matte
Dari sisi fisik, Neo 11 Ultra memakai bingkai metal dengan lapisan matte. Ketebalan perangkat ini disebut mencapai 9,13 mm.
Bagian belakangnya akan menampilkan efek 3D flowing light menurut iQOO. Pengumuman pada 18 Agustus akan memperjelas sejauh mana chip kustom tersebut diterapkan pada perangkat, termasuk rincian spesifikasi yang masih belum diungkap.






