Inter Milan memilih mengikat Djed Spence selama lima tahun hingga 2031, sebuah durasi yang menegaskan rencana jangka panjang klub. Bek asal Inggris itu dibeli dari Tottenham Hotspur dengan biaya sekitar 30 juta euro pada musim panas 2026.
Perekrutan Spence memberi Inter pemain yang dapat ditempatkan sebagai bek sayap atau wingback. Peran itu dibutuhkan setelah Matteo Darmian meninggalkan ruang di lini pertahanan karena kontraknya berakhir.
Cristian Chivu akan memperoleh opsi yang mengandalkan kecepatan di sisi lapangan. Fleksibilitas posisi Spence juga membuatnya relevan untuk kebutuhan permainan Inter di area lebar.
Penguatan Lini Belakang Inter
Spence menjadi bagian dari sejumlah penambahan yang dilakukan Inter untuk memperkaya pilihan skuad. Klub sebelumnya mendatangkan John Stones dan memermanenkan Manuel Akanji untuk memperkuat struktur pertahanan.
Ivan Provedel serta Aleksandar Stankovic juga direkrut sebagai tambahan pilihan di dalam skuad. Kehadiran pemain-pemain tersebut memperluas variasi yang tersedia bagi Inter, terutama di sektor belakang.
| Pemain | Status | Keterangan |
|---|---|---|
| Djed Spence | Direkrut dari Tottenham | Kontrak hingga 2031 |
| John Stones | Didatangkan Inter | Penguatan pertahanan |
| Manuel Akanji | Dipermanenkan | Penguatan pertahanan |
Keberadaan Akanji dan Stones juga dapat membantu Spence memasuki lingkungan baru di Italia. Keduanya memiliki pengalaman berkarier di Liga Premier, sama seperti pemain baru Inter tersebut.
Spence tiba dengan modal performa yang meningkat dalam dua musim terakhir bersama Tottenham. Ia turut membantu Spurs meraih gelar Liga Europa 2024/2025, yang menjadi salah satu momen besar dalam masa baktinya di London Utara.
Bek dengan Pengalaman Tim Nasional
Kemampuan bermain di beberapa posisi membawa Spence menembus skuad tim nasional Inggris sejak tahun lalu. Thomas Tuchel kemudian memilihnya untuk Piala Dunia 2026.
Inggris mengakhiri turnamen tersebut di posisi ketiga. Pengalaman di panggung internasional itu melengkapi bekal Spence sebelum bergabung dengan proyek baru Inter.
Tottenham Tetap di Hati Spence
Transfer ke Inter sekaligus mengakhiri masa Spence di Tottenham yang telah berlangsung sejak 2022. Dalam unggahan Instagram, pemain berusia 26 tahun itu mengungkapkan perpisahan yang penuh penghargaan kepada klub lamanya.
“Sebuah bab istimewa telah berakhir. Perjalanan ini sungguh luar biasa, penuh dengan kenangan, momen, dan pengalaman yang akan selalu kusimpan selamanya, terutama malam itu di Bilbao,” tulisnya.
Bagi Spence, perjalanan Eropa bersama Tottenham menjadi memori yang sangat berarti. Ia menautkan kenangan tersebut dengan malam di Bilbao, bagian dari kampanye yang menghasilkan gelar Liga Europa.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh staf, rekan setim, serta para penggemar Spurs. “Kini saatnya membuka bab baru, namun Spurs akan selalu memiliki tempat di hatiku,” lanjut Spence.
Inter kini memiliki waktu hingga 2031 untuk menjadikan Spence bagian sentral dari susunan pertahanan mereka. Transfer senilai sekitar 30 juta euro itu menutup kebutuhan pasca-Darmian sekaligus menambah kedalaman pada peran di sisi lapangan.






