India Mundur Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Final Turnamen Bentrok dengan Laga Brasil

India berpotensi mendapat denda minimal CHF 15.000 atau sekitar Rp329 juta setelah membatalkan keikutsertaan di FIFA ASEAN Cup 2026. Risiko itu muncul karena pengunduran diri dilakukan kurang dari 30 hari sebelum pertandingan pembuka turnamen.

Keputusan tersebut diambil setelah AIFF memprioritaskan pertandingan persahabatan India melawan Brasil. Laga di Kolkata itu berlangsung pada 3 Oktober, tanggal yang sama dengan jadwal final Divisi 1.

Dilema Jadwal Menjelang Turnamen

FIFA ASEAN Cup 2026 akan dimulai pada 24 September 2026 dan digelar di Jakarta serta Bandung. India semula tergabung di Grup A bersama Indonesia, Malaysia, dan Singapura.

Namun, perjalanan India di kompetisi dapat membawa mereka ke agenda final Divisi 1 pada 3 Oktober. Pada hari yang sama, India telah memiliki komitmen menjamu Brasil.

AgendaWaktuInformasi utama
Fase grup FIFA ASEAN Cup 202624 September 2026Mulai di Jakarta dan Bandung
Final Divisi 13 Oktober 2026Tahap penentuan kompetisi
India vs Brasil3 Oktober 2026Persahabatan di Kolkata

Dengan mundurnya India, komposisi Grup A berubah menjelang kompetisi bergulir. India sebelumnya menjadi tim undangan dari luar Asia Tenggara dalam grup tersebut.

Alasan AIFF Memilih Brasil

Presiden AIFF Kalyan Chaubey menyebut komitmen dengan Federasi Sepak Bola Brasil sebagai faktor utama pembatalan. “Kami tidak dapat berpartisipasi di FIFA ASEAN Cup karena komitmen kami dengan Federasi Sepak Bola Brasil,” kata Chaubey.

AIFF menilai pertandingan menghadapi Brasil memiliki nilai istimewa bagi para pemain India. Brasil, yang disebut sebagai juara dunia lima kali, dipandang dapat memberi perhatian luas terhadap sepak bola di negara itu.

“Melawan Brasil mungkin merupakan kesempatan sekali seumur hidup bagi para pemain India,” ujar Chaubey. Ia juga menyatakan laga tersebut dapat membantu mempromosikan sepak bola di seluruh negeri.

Batas Empat Pertandingan

Federasi India turut menjelaskan adanya persoalan teknis dalam periode jeda internasional FIFA. Setiap negara disebut hanya diperbolehkan memainkan maksimal empat pertandingan pada periode yang sama.

AIFF telah menyampaikan kondisi itu kepada FIFA dan berharap alasan tersebut dipahami. Chaubey mengatakan pihak federasi optimistis dapat menghindari sanksi finansial atas pembatalan tersebut.

“Ada masalah teknis juga karena dalam periode tersebut hanya empat pertandingan yang bisa dimainkan,” kata Chaubey. Menurutnya, FIFA dan para pejabat telah menerima penjelasan mengenai keputusan India.

Mengejar Pengalaman dari Lawan Berperingkat Tinggi

AIFF juga berencana mencari dua laga persahabatan tambahan pada jeda internasional tersebut. Lawan yang dipertimbangkan disebut merupakan tim dengan peringkat jauh lebih tinggi, termasuk kontestan Piala Dunia 2026.

Rangkaian pertandingan itu dinilai lebih sesuai dengan target pengembangan tim nasional India. Chaubey menilai pemain dapat memperoleh pelajaran penting saat menghadapi lawan dengan tingkat kesulitan lebih tinggi.

“Kami bisa belajar banyak dari pertandingan-pertandingan sulit seperti itu,” ujarnya. Pilihan itu membuat India kehilangan tempat di FIFA ASEAN Cup 2026, tetapi tetap mengejar agenda yang dianggap lebih strategis pada jendela FIFA.

Baca Juga