Hertha BSC membawa pesan yang sebelumnya disuarakan dalam kirab Berliner Christopher Street Day ke Olympiastadion Berlin. Saat menghadapi 1. FC Heidenheim, klub menegaskan dukungan kepada komunitas queer serta semua pihak yang terdampak serangan setelah CSD.
Langkah itu memperlihatkan kesinambungan antara partisipasi klub di ruang kota dan sikap yang ditampilkan di stadion. Hertha menggunakan pertandingan 2. Bundesliga untuk mengingatkan bahwa keberagaman, kesetaraan, dan nilai demokratis tetap perlu dijaga.
Partisipasi perdana Hertha di CSD
Dalam Berliner CSD, Hertha untuk pertama kalinya menghadirkan kelompok jalan kaki yang terdaftar secara resmi atas nama klub. Kelompok tersebut mengajak pendukung menunjukkan dukungan terhadap “Vielfalt, demokratische Werte und Gleichberechtigung”.
Ungkapan itu merujuk pada keberagaman, nilai demokratis, dan kesetaraan. Hertha menyebut Berliner CSD sebagai perwujudan masyarakat terbuka bagi komunitas queer.
Klub turut menghidupkan tema acara 2026, “Haltung ist hot!”. Sikap itu juga dikaitkan dengan peringatan 134 tahun berdirinya Hertha, yang dikenal dengan julukan “Alte Dame”.
Menurut klub, nilai tersebut sejalan dengan prinsip yang telah dipegang sejak 1892. Hertha juga menjual kaus bertema “Flagge zeigen für Vielfalt” sebagai bagian dari komitmen tersebut.
Kaus itu dikenakan oleh kelompok jalan kaki Hertha dalam CSD. Hasil penjualannya disebut akan dialokasikan untuk CSD Berlin.
Pesan solidaritas di hari pertandingan
Komitmen itu kembali terlihat ketika Hertha menjamu Heidenheim di Olympiastadion. Sekitar 15 menit sebelum sepak mula, layar video stadion menampilkan foto partisipasi perdana klub dalam CSD.
Tayangan tersebut disertai tulisan “Ha Ho He – Liebe für alle”. Pesan itu berarti cinta untuk semua orang dan menjadi pengantar bagi aksi solidaritas yang lebih luas di dalam stadion.
Di Ostkurve, para pendukung membentangkan sejumlah spanduk. Salah satu pesan menyatakan, “Berlin lässt sich nicht spalten. In Gedanken bei den Opfern des Anschlags.”
Spanduk itu menyampaikan bahwa Berlin tidak boleh dipecah belah dan mengungkapkan simpati terhadap korban serangan. Pengumuman melalui pengeras suara stadion turut memperkuat sikap resmi klub.
Respons terhadap serangan setelah CSD
Aksi di stadion dilakukan setelah peristiwa kekerasan yang terjadi beberapa hari sesudah CSD. Seorang perempuan tewas dan 31 orang lainnya mengalami luka-luka dalam serangan tersebut.
Keterangan mengenai kejadian menyebut pelaku menabrak beberapa orang menggunakan mobil. Pelaku juga diduga melukai orang lain dengan senjata yang menyerupai machete di tepi acara.
Hertha BSC menyatakan berdiri bersama komunitas queer dan seluruh pihak yang terdampak. “Als Verein zeigen wir Haltung, stellen uns unserer gesellschaftlichen Verantwortung und stehen deshalb geschlossen an der Seite der queeren Community und aller Betroffenen,” kata klub.
Pernyataan itu menekankan tanggung jawab sosial yang ingin dijalankan Hertha di tengah dampak kekerasan tersebut. Keterlibatan klub dan suporter di Olympiastadion memperlihatkan bahwa pesan solidaritas dibawa dari kirab ke tribun pertandingan.
Hertha selanjutnya mengumumkan rencana mempererat kerja sama dengan penyelenggara untuk CSD 2027. Rencana itu menandai kelanjutan dukungan klub terhadap agenda keberagaman dan kesetaraan di Berlin.






