Erling Haaland tidak memenangi satu pun duel dan hanya mencatatkan tujuh sentuhan bola ketika Manchester City menghadapi Arsenal di Community Shield. Penyerang Norwegia itu ditarik keluar setelah 53 menit, sementara Arsenal menutup laga dengan kemenangan 3-0.
Statistik Haaland menjadi salah satu gambaran dominasi Arsenal dalam meredam serangan City. Ujung tombak Manchester City itu tidak memperoleh cukup ruang untuk memberi ancaman besar di area pertahanan lawan.
Haaland Minim Terlibat
Haaland hanya dua kali menyentuh bola di dalam kotak penalti Arsenal. Jumlah tersebut memperlihatkan rapatnya penjagaan Arsenal terhadap penyerang yang ditempatkan sebagai ujung tombak Manchester City.
Gabriel Magalhaes bersama rekan-rekannya efektif membatasi pergerakan Haaland di wilayah berbahaya. Arsenal mampu memutus keterlibatan sang striker sebelum ia dapat mengembangkan permainan.
Catatan Squawka yang dilansir Detik Sport menyebut Haaland menuntaskan lima umpan sukses. Ia melepaskan dua tembakan dan satu di antaranya mengarah ke sasaran.
| Statistik Haaland | Jumlah | Catatan |
|---|---|---|
| Menit bermain | 53 | Ditarik keluar |
| Sentuhan bola | 7 | 2 di kotak penalti Arsenal |
| Umpan sukses | 5 | – |
| Offside | 1 | Tidak memenangi duel |
Tiga Nama Membawa Arsenal Menang
Di saat Manchester City gagal menghidupkan Haaland, Arsenal mampu memanfaatkan kesempatan dengan baik. Riccardo Calafiori membuka skor, lalu Kai Havertz dan Martin Odegaard menyempurnakan kemenangan timnya.
Arsenal hanya menciptakan empat percobaan tembakan, tetapi tiga di antaranya berakhir menjadi gol. Manchester City memiliki lima tembakan, namun seluruh upaya tersebut tidak menghasilkan gol.
| Tim | Gol | Percobaan Tembakan |
|---|---|---|
| Arsenal | 3 | 4 |
| Manchester City | 0 | 5 |
Keunggulan Arsenal tidak hanya datang dari efektivitas lini depan. David Raya turut memastikan gawang timnya tetap bersih ketika Manchester City berusaha mencari gol balasan.
Trofi dari Kombinasi Serangan dan Pertahanan
Hasil ini menegaskan keberhasilan Arsenal menyatukan pertahanan rapat dengan serangan yang klinis. City tidak dapat memanfaatkan jumlah percobaan yang lebih banyak untuk mengubah jalannya laga.
Arsenal akhirnya menjadi juara Community Shield berkat tiga gol tanpa balas tersebut. Kemenangan itu sekaligus menunjukkan bahwa lini belakang Arsenal berhasil mengatasi ancaman utama Manchester City sepanjang pertandingan.






