Gol Riccardo Calafiori pada detik ke-23 menjadi pembuka kemenangan 3-0 Arsenal atas Manchester City di Community Shield. Hasil di Principality Stadium, Cardiff, itu dinilai Alan Pardew sebagai petunjuk bahwa Arsenal memasuki musim baru dengan kesiapan yang kuat.
Arsenal tidak hanya unggul sejak awal, tetapi juga menjaga gawangnya tetap bersih hingga akhir pertandingan. Kemenangan tersebut mengantar tim Mikel Arteta meraih trofi Community Shield ke-18.
Awal Laga Menentukan Arah Pertandingan
Calafiori memberi Arsenal keunggulan sangat cepat ketika laga baru berlangsung 23 detik. Manchester City kemudian tidak mampu mengejar permainan lawan yang terus menjaga kendali pertandingan.
Arsenal menambah dua gol melalui Kai Havertz dan Martin Odegaard. Christos Tzolis menjadi salah satu pembeda karena mencatatkan assist untuk kedua gol tersebut pada laga debutnya.
| Gol Arsenal | Detail |
|---|---|
| Riccardo Calafiori | Gol pada detik ke-23 |
| Kai Havertz | Assist dari Christos Tzolis |
| Martin Odegaard | Assist dari Christos Tzolis |
Kontribusi Tzolis membantu Arsenal menerjemahkan dominasi permainan menjadi kemenangan dengan selisih tiga gol. Kombinasi gol cepat, efektivitas serangan, dan pertahanan solid membuat skor akhir terlihat tegas.
Pardew Melihat Arsenal Lebih Siap
Pardew menilai hasil ini memiliki arti lebih besar daripada sekadar skor di satu pertandingan. Ia menyoroti kesiapan mental Arsenal yang menurutnya sudah terlihat saat menghadapi Manchester City.
“Masih terlalu dini untuk kesimpulan, tapi mereka sudah kembali, terlihat kuat mental dan lebih siap dibandingkan Manchester City,” ujar Pardew. Ia menganggap Arsenal telah memberi tanda positif sebelum Premier League dimulai.
Keberhasilan mengalahkan Manchester City juga dipandang dapat menaikkan keyakinan di dalam skuad. Pardew menekankan bahwa suasana sebuah tim berubah ketika pemain kembali merasakan kemenangan dalam perebutan gelar.
“Ketika sudah memenangkan gelar, kepercayaan dirinya berbeda dan rasanya juga berbeda,” katanya. Arsenal akan membawa kepercayaan diri itu menuju laga pembuka Premier League melawan Coventry City di Emirates pada Jumat malam.
Arteta Memiliki Modal Kontinuitas
Faktor lain yang dianggap penting oleh Pardew adalah kesinambungan dalam tim Arsenal. Ia melihat Arteta mendapat nilai tambah karena timnya tidak sedang memulai kembali proses bersama manajer baru.
“Ada satu kata yang dipakai, kontinuitas… semua klub lain tidak punya itu, mereka punya manajer baru, jadi itu nilai plus besar bagi Arteta tahun ini,” kata Pardew. Stabilitas tersebut dinilai dapat mempercepat Arsenal menemukan bentuk permainan terbaiknya.
Catatan untuk Bursa Transfer
Pardew juga memberikan perhatian pada debut Bruno Guimaraes di lini tengah. Kepada talkSPORT, ia menyebut transfer senilai £75 juta itu sepadan karena sang pemain memahami Premier League, kreatif, dan mau bekerja keras.
“Itu perekrutan yang luar biasa. Anda dapat pemain yang memahami Premier League, kreatif dan juga bisa bekerja keras,” ujar Pardew. Ia menilai kualitas tersebut sangat berharga dalam persaingan musim panjang.
Meski Arsenal gagal mendapatkan Vinicius Junior, Pardew masih melihat kemungkinan tambahan pemain besar sebelum bursa transfer ditutup. Menurutnya, satu rekrutan lagi dapat membuat Arsenal semakin dekat dengan level untuk memenangkan liga secara lebih nyaman.






