Baterai 5.000 mAh di Galaxy Z Fold8 Ultra Naik, Bodinya Malah Menyusut

Samsung meningkatkan kapasitas baterai Galaxy Z Fold8 Ultra menjadi 5.000 mAh, dari 4.400 mAh pada generasi sebelumnya. Kenaikan ini hadir ketika ketebalan perangkat saat dibentangkan justru turun menjadi 4,1 mm.

Kombinasi kapasitas daya yang lebih besar dan bodi lebih ramping menjadi perubahan utama pada ponsel lipat premium tersebut. Dalam pemakaian normal, detikINET menilai perangkat ini dapat bertahan sepanjang hari dan menyisakan daya hingga hari kedua untuk penggunaan ringan.

Ramping tanpa Mengorbankan Kapasitas

Peningkatan kapasitas disebut dimungkinkan oleh penggunaan teknologi sel silikon karbon. Teknologi ini memberi ruang bagi Samsung untuk menambah daya tanpa membuat perangkat menjadi lebih tebal.

Saat dilipat, Galaxy Z Fold8 Ultra memiliki ketebalan 8,9 mm dengan bobot 215 gram. Angka itu sama seperti pendahulunya, sementara sertifikasi IP48 untuk ketahanan terhadap debu dan air tetap tersedia.

AspekGalaxy Z Fold8 UltraPerubahan
Baterai5.000 mAhNaik dari 4.400 mAh
Ketebalan terbuka4,1 mmLebih tipis dari 4,2 mm
Kecerahan layarHingga 3.000 nitsNaik dari 2.600 nits
Pengisian kabel45WLebih cepat dari generasi sebelumnya

Pengisian daya kabel kini mendukung 45W, sedangkan pengisian nirkabel mencapai 20W. Namun, bodinya belum memiliki cincin magnetik sehingga aksesori magnetik membutuhkan casing pendukung.

Perangkat ini memakai layar cover AMOLED 6,5 inci dan panel fleksibel utama berukuran 8 inci. Kedua layar mendukung refresh rate 120Hz untuk menjaga pergerakan antarmuka dan konten tetap mulus.

Layar Lebih Terang dan Lipatan Lebih Samar

Kecerahan layar meningkat hingga 3.000 nits, sementara layar bagian dalam memperoleh lapisan anti reflektif. Kombinasi tersebut ditujukan untuk mengurangi pantulan cahaya saat perangkat digunakan sebagai tablet.

Resolusi layar utama juga meningkat menjadi 2.256 x 2.504 piksel dari 1.968 x 2.184 piksel sebelumnya. Samsung turut memakai Corning Gorilla Glass Ceramic 3 pada layar depan yang dirancang bertahan dari jatuh lebih dari 2 meter ke permukaan keras.

Di bawah layar fleksibel, Samsung memasang lapisan titanium alloy baru bernama Flex Titanium. Material tersebut menambah kekakuan struktur sekaligus membuat bekas lipatan di tengah panel terlihat lebih tipis.

Cekungan lipatan belum hilang sepenuhnya dari layar utama. Meski demikian, area tersebut disebut tidak terlalu mengganggu ketika perangkat dipakai dalam mode tablet.

Performa dan Kamera

Galaxy Z Fold8 Ultra ditenagai Snapdragon 8 Elite Gen 5 untuk menangani multitasking, permainan berat, dan pemrosesan AI. Sistem operasinya menggunakan One UI 9 berbasis Android 17 dengan fitur seperti Photo Assist, Audio Eraser, dan Sketch to Image.

Fitur My Fancam memungkinkan pengguna merekam panggung konser secara menyeluruh, lalu memilih subjek untuk diikuti setelah perekaman selesai. Galaxy AI akan melacak subjek tersebut dan menghasilkan video yang berfokus pada orang pilihan, terutama dalam pencahayaan terang.

Susunan kamera belakang mencakup kamera utama 200 MP, ultra wide 50 MP, serta telefoto 10 MP dengan optical zoom 3x. Kehadiran telefoto ini menjadi pembeda penting dibanding Galaxy Z Fold8 standar.

Foto pada kondisi terang disebut memiliki detail kaya, rentang dinamis luas, dan warna natural. Kualitas malam masih baik, walau detail serta ketajaman menurun dan pemrosesan Mode Malam terkadang terlihat berlebihan.

Hasil zoom 3x dari lensa telefoto tetap tajam pada siang hari dan kualitasnya cukup terjaga hingga sekitar 10x. Penurunan detail mulai lebih terlihat pada tingkat pembesaran di atasnya.

Di tengah peningkatan daya, layar, dan kamera, perangkat ini masih belum mendukung S Pen maupun Privacy Display. Kompromi tersebut tetap menjadi pertimbangan bagi pengguna yang menginginkan fungsi produktivitas dan privasi layar lebih lengkap.

Baca Juga