Galaxy Z Fold8 dan Flip8 Membuka Jalan Gemini Intelligence, Syaratnya Tak Ringan

Samsung Galaxy Z Fold8 dan Galaxy Z Flip8 menjadi perangkat pertama yang membawa Gemini Intelligence sekaligus Gemini Nano 4. Posisi ini menandai penerapan standar AI Google yang tidak bisa dipenuhi oleh seluruh ponsel Android.

Gemini Intelligence saat ini mengawali fungsinya melalui otomatisasi tugas yang diperluas ke lebih dari 40 aplikasi. Kemampuan tersebut dirancang agar AI dapat membantu menyelesaikan aktivitas lintas aplikasi secara lebih luas.

Tiga perangkat Samsung telah mendapat label with Gemini Intelligence di Android.com, yakni Galaxy Z Fold8, Galaxy Z Fold8 Ultra, dan Galaxy Z Flip8. Ketiganya memenuhi ketentuan RAM minimal 12GB yang ditetapkan Google.

Ambang perangkat tidak lagi sekadar kelas flagship

Google menetapkan Gemini Intelligence untuk perangkat yang memakai model Nano AI langsung di perangkat, didukung SoC yang memenuhi syarat, serta performa media terbaru. Perangkat juga harus memenuhi standar kualitas penggunaan atau service-level objective pada 2026 dan ketentuan tambahan pada 2027.

PersyaratanKetentuan
Model AIModel Nano AI pada perangkat
RAMMinimal 12GB
Prosesor dan mediaSoC memenuhi syarat serta performa media terbaru
Kualitas peluncuranLulus rangkaian pengujian pada A17+

Sejak Gemini Intelligence diumumkan pada Mei 2026, Android.com mengubah rumusan syarat dari “Gemini Nano v3 atau lebih baru” menjadi “model Nano AI pada perangkat”. Google juga menghapus istilah flagship dari ketentuan SoC yang memenuhi kualifikasi.

Perubahan itu menunjukkan bahwa penilaian perangkat lebih berfokus pada kemampuan AI dan mutu pengalaman penggunaan. Namun, batas RAM minimal 12GB tetap menempatkan layanan ini pada perangkat dengan kemampuan tinggi.

Fold8 dan Flip8 memakai mesin berbeda

Walau memperoleh akses Gemini Intelligence yang sama, Galaxy Z Fold8 dan Galaxy Z Flip8 menggunakan chipset berbeda. Liputan6.com, yang mengutip 9to5Google, melaporkan Fold8 memakai Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy, sedangkan Flip8 menggunakan Exynos 2600.

ModelChipsetRAM
Galaxy Z Fold8Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy12GB atau 16GB
Galaxy Z Fold8 UltraSnapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy12GB atau 16GB
Galaxy Z Flip8Exynos 260012GB

Konfigurasi itu membuat seluruh varian yang disebut memenuhi ambang memori Google. Perbedaan platform tidak menghalangi keduanya untuk masuk dalam kategori perangkat Gemini Intelligence.

Gemini Nano 4 menempatkan AI di perangkat

Daya tarik utama Gemini Nano 4 terletak pada pemrosesan AI yang dapat berjalan secara lokal pada perangkat kompatibel. Google menjelaskan melalui blog pengembangnya bahwa model ini dibangun di atas Gemma 4.

Gemini Nano 4 disebut mendukung lebih dari 140 bahasa dan membawa pemahaman multimodal yang lebih baik. Pendekatan ini memperluas peran AI perangkat tanpa hanya bergantung pada model berbasis cloud.

Google masih menyiapkan beberapa fungsi lain untuk Gemini Personal Intelligence, termasuk Create My Widget, Gboard Rambler, dan Autofill with Google. Ketersediaan fungsi Gemini Intelligence sendiri berlangsung secara bertahap.

Model Flash juga diarahkan lebih hemat

Di sisi pengembang dan pelanggan, Google memperkenalkan Gemini 3.6 Flash serta Gemini 3.5 Flash-lite. Gemini 3.6 Flash menggunakan token 17% lebih sedikit dibandingkan Gemini 3.5 Flash dan memerlukan lebih sedikit langkah penalaran pada tugas bertahap.

PengukuranGemini 3.5 FlashGemini 3.6 Flash
DeepSWE37%49%
Penelitian ML49,7%63,9%
GDPval-AA13491421
OSWorld-Verified78,4%83%

Menurut 9to5Google, Gemini 3.6 Flash dibanderol USD 1,50 per 1 juta token masukan dan USD 7,50 per 1 juta token keluaran. Batas pengetahuan model itu juga diperbarui dari Januari 2025 menjadi Maret 2026.

Kehadiran Galaxy Z Fold8 dan Galaxy Z Flip8 memperlihatkan arah perluasan AI lokal Google ke perangkat dengan spesifikasi tinggi. Pixel 11 juga dikabarkan akan memakai label with Gemini Intelligence.

Baca Juga