Trail run kerap membawa pelari ke hutan, pegunungan, atau lintasan baru yang sulit dijangkau sinyal seluler. Dalam kondisi tersebut, Galaxy Watch Ultra 2 menawarkan panduan GPX Route yang dapat diikuti dari pergelangan tangan tanpa ketergantungan pada koneksi internet selama perjalanan.
Fungsi navigasi ini menjadi salah satu bekal penting ketika pelari perlu tetap berada di jalur yang telah direncanakan. File GPX perlu diunggah lebih dahulu sebelum aktivitas dimulai agar rute dapat ditampilkan di smartwatch.
Samsung juga menyertakan Climb Alert untuk memberi peringatan sebelum pengguna memasuki tanjakan. Informasi ini ditujukan agar pelari dapat mengatur ritme lebih awal dan menghemat tenaga ketika elevasi lintasan berubah.
Data pace real-time turut tersedia untuk membantu pengguna memantau kecepatan tanpa perlu mengeluarkan ponsel. Pelari dapat menyesuaikan laju berdasarkan kondisi medan yang dilalui, termasuk saat menghadapi bagian rute yang lebih berat.
Panduan untuk Medan yang Berubah
MX Product Marketing Manager Samsung Electronics Indonesia, Tipe Sultan, mengatakan trail running menuntut fungsi perangkat yang lebih luas daripada pencatatan aktivitas olahraga. Menurut dia, smartwatch perlu membantu pengguna menghadapi tantangan medan selama perjalanan.
"Trail running membutuhkan perangkat yang tidak hanya mencatat aktivitas, tetapi juga bisa membantu pengguna saat berada di medan yang menantang," ujar Sultan di Jakarta, Senin (27/7/2026). Ia menjelaskan bahwa pengguna tidak lagi bergantung pada koneksi untuk mengikuti rute setelah file GPX diunggah.
| Fitur | Fungsi di Trail Run |
|---|---|
| GPX Route | Menampilkan panduan rute yang sudah diunggah tanpa ketergantungan koneksi. |
| Climb Alert | Memberi peringatan sebelum pengguna memasuki tanjakan. |
| Pace real-time | Membantu pelari memantau dan menyesuaikan kecepatan. |
| Sweat loss | Memberikan saran minum saat kehilangan cairan terdeteksi. |
Selain arah dan kecepatan, Galaxy Watch Ultra 2 memiliki pemantauan sweat loss untuk mendeteksi kehilangan cairan tubuh. Sistem dapat menyarankan pengguna minum sekitar 200 mililiter air saat sweat loss mencapai sekitar 0,5 persen.
Pengingat tersebut ditempatkan sebagai dukungan tambahan bagi pelari saat menempuh rute panjang atau cuaca panas. Samsung menegaskan fitur ini bukan pengganti strategi hidrasi dan persediaan air yang tetap harus dibawa saat berlari.
Layar Terang untuk Area Terbuka
Galaxy Watch Ultra 2 memakai layar dengan tingkat kecerahan hingga 5.000 nit. Samsung menempatkan kemampuan ini untuk menjaga informasi navigasi, pace, dan detak jantung tetap mudah dibaca di bawah sinar Matahari langsung.
Perangkat ini dibekali baterai berkapasitas 800 mAh untuk mendukung GPS, navigasi, dan pemantauan kesehatan dalam kegiatan berdurasi panjang. Sultan menyebut kapasitas serta performa perangkat meningkat sekitar 35 persen dibandingkan generasi sebelumnya.
Data aktivitas dan kondisi tubuh juga dapat terhubung ke Samsung Health. Layanan tersebut menyediakan Vitals, Heart Health Score, Daily Cardio, dan Fitness Index untuk membantu pengguna memantau kebugaran serta kebutuhan pemulihan.
Menurut Sultan, data kebugaran dapat membantu pengguna menentukan waktu untuk beristirahat atau meningkatkan intensitas latihan. Pertimbangan itu penting dalam trail run karena tantangan jalur dapat berubah sepanjang perjalanan.
Perlindungan untuk Jalur Berlumpur
Samsung menyatakan Galaxy Watch Ultra 2 dirancang untuk menghadapi debu, lumpur, air, benturan, dan perubahan suhu pada kegiatan luar ruang. Perangkat ini disebut memiliki sertifikasi IP69K yang berkaitan dengan perlindungan terhadap debu serta semprotan air bertekanan dan bersuhu tinggi dalam kondisi pengujian tertentu.
Seperti diberitakan detikinet, kombinasi navigasi rute, peringatan elevasi, dan pemantauan kondisi tubuh menjadi fokus perangkat ini bagi pengguna medan terbuka. Namun, perencanaan rute, pengaturan tenaga, serta kesiapan membawa air tetap diperlukan sebelum memulai trail run.






