Samsung menempatkan Galaxy Watch Ultra 2 sebagai model dengan baterai terbesar dalam lini Galaxy Watch. Kapasitas 800 mAh tersebut disebut mampu menopang penggunaan hingga 60 jam.
Daya tahan itu menjadi perhatian utama bagi pengguna yang ingin mengurangi frekuensi pengisian daya pada jam tangan pintar. Samsung juga memasangkan pengisian nirkabel High-Frequency Fast Charging berbasis WPC pada perangkat ini.
Lebih tipis dari generasi sebelumnya
Selain kapasitas baterai, perubahan penting terlihat pada bentuk bodi yang lebih tipis dibandingkan Galaxy Watch Ultra generasi sebelumnya. Langkah tersebut menjawab keluhan sebagian pengguna mengenai bobot perangkat pendahulunya.
Galaxy Watch Ultra 2 hadir dalam satu pilihan ukuran, yakni 47 mm. Dimensinya tercatat 47,4 x 47,1 x 10,7 mm dengan bobot 61,5 gram.
| Komponen | Rincian |
|---|---|
| Ukuran bodi | 47,4 x 47,1 x 10,7 mm |
| Bobot | 61,5 gram |
| Baterai | 800 mAh |
| Daya tahan yang disebutkan | Hingga 60 jam |
| Pengisian daya | High-Frequency Fast Charging nirkabel WPC |
Chipset Snapdragon untuk pertama kalinya
Perangkat ini memakai Qualcomm SDW6100 atau Snapdragon Wear Elite. Samsung menyebut Galaxy Watch Ultra 2 sebagai Galaxy Watch pertama yang ditenagai chipset Snapdragon.
Konfigurasi memorinya mencakup RAM 2 GB dan penyimpanan internal 64 GB. Kapasitas tersebut menjadi satu-satunya konfigurasi yang tersedia pada model 47 mm ini.
Galaxy Watch Ultra 2 diperkenalkan dalam acara Galaxy Unpacked 2026 yang disiarkan secara online pada Jumat, 24 Juli 2026. MX Product Marketing Manager Samsung Electronics Indonesia, Tipe Sultan, menyebut perangkat ini sebagai varian Galaxy Watch yang “best of the best”.
Layar 5.000 nits dan perlindungan Sapphire Crystal
Untuk penggunaan di luar ruangan, Samsung membekali perangkat ini dengan layar Super AMOLED 1,52 inci beresolusi 498 x 498 piksel. Panel tersebut mendukung Full Color Always On Display dengan tingkat kecerahan hingga 5.000 nits.
Layar dilapisi Sapphire Crystal, sementara bodinya mengantongi standar 10ATM+, IP69K, MIL-STD-810H, dan EN13319. Rangkaian sertifikasi ini menjadi bagian dari penekanan Samsung terhadap ketahanan perangkat.
Fungsi pemantauan tubuh ditangani Samsung BioActive Sensor. Sistem ini mencakup sensor sinyal optik, sinyal jantung elektrik, analisis impedansi bioelektrik, suhu, akselerometer, barometer, giroskop, geomagnetik, dan sensor cahaya.
Warna, strap, dan harga
Samsung menyediakan Galaxy Watch Ultra 2 dalam warna Titanium Silver dan Titanium Gray. Pilihan strap meliputi Marine Band berbahan silikon, PeakForm Band berbahan hybrid, serta Trail Band berbahan kain.
Menurut spesifikasi Samsung Newsroom Indonesia, harga perangkat ini di Indonesia mencapai Rp10.499.000. Masa pre-order berlangsung pada 22 Juli hingga 13 Agustus 2026.
| Model | Ukuran | Harga |
|---|---|---|
| Galaxy Watch Ultra 2 | 47 mm | Rp10.499.000 |
| Galaxy Watch 9 | 44 mm | Rp5.499.000 |
| Galaxy Watch 9 | 40 mm | Rp5.999.000 |
Selama pre-order, Samsung menawarkan cicilan mulai Rp150 ribuan per bulan, trade-in hingga Rp6,1 jutaan, dan cashback khusus pembelian Galaxy Z Fold 8 Series hingga Rp2,8 jutaan. Penawaran lain mencakup Metal Band gratis serta langganan Strava selama 10 hari.






