Fleksibilitas Eric Garcia Jadi Nilai Tambah saat Barcelona Mencari Kapten Baru

Kemampuan bermain di tiga area berbeda membuat Eric Garcia memiliki nilai khusus dalam skuad Barcelona asuhan Hansi Flick. Bek asal Spanyol itu dapat mengisi posisi bek tengah, bek sayap, dan gelandang sesuai kebutuhan tim.

Fleksibilitas tersebut semakin berarti karena Barcelona memproyeksikannya sebagai salah satu opsi utama di bek kanan pada musim ini. Peran lapangan yang besar kemudian mengantar Garcia ke pembahasan mengenai kandidat kapten baru klub.

Pemain dengan Menit Bermain Terbanyak

Garcia membukukan 51 penampilan bersama Barcelona sepanjang musim 2025-2026. Sebanyak 47 di antaranya dijalani sebagai starter, menjadikannya pemain dengan laga terbanyak dalam skuad.

Konsistensi itu memperlihatkan posisinya yang penting dalam rencana Flick. Hingga saat ini, Garcia telah mengoleksi 166 penampilan untuk Barcelona.

Rekor Bersama BarcelonaJumlah
Penampilan musim 2025-202651 laga
Penampilan sebagai starter47 laga
Total penampilan untuk klub166 laga

Kontribusinya tidak berhenti pada aspek taktis dan ketersediaan bermain. Garcia juga dikenal memiliki karakter ramah serta kerap mengambil peran sebagai penengah di ruang ganti.

Profil itu relevan ketika Barcelona membutuhkan struktur kepemimpinan baru untuk musim 2026-2027. Klub kehilangan Marc-Andre ter Stegen dan Ronald Araujo, dua pemain yang menempati posisi kapten pertama dan kedua pada musim sebelumnya.

Pengalaman Memimpin Barcelona

Garcia telah memiliki pengalaman memakai ban kapten dalam beberapa kesempatan pada musim lalu. Ia memimpin Barcelona saat bertandang menghadapi Athletic Club di San Mames.

Ia juga sempat menjalankan tugas tersebut dalam sejumlah periode pertandingan melawan Atletico Madrid dan Mallorca di kompetisi domestik. Pengalaman itu berlanjut dalam laga yang memiliki bobot tinggi di ajang berbeda.

Garcia dipercaya memimpin tim pada semifinal Piala Super Spanyol melawan Athletic Club. Ia juga mengenakan ban kapten ketika Barcelona bertemu Atletico Madrid di perempat final Liga Champions.

Menurut Marca yang dikutip Kompas.com, kemampuan kepemimpinan Garcia telah diasah sejak masa muda. Ia pernah menjadi kapten tim junior Catalan sebelum meniti karier di luar Spanyol.

Persaingan Kepemimpinan Musim Baru

Garcia pindah ke Manchester City pada usia 16 tahun untuk mematangkan kariernya, lalu kembali ke Camp Nou pada 2021. Ia juga pernah mengangkat trofi Piala Dunia bersama tim nasional Spanyol.

Pengalaman tersebut memperluas bekalnya untuk mengambil tanggung jawab di dalam skuad. Namun, Barcelona masih memiliki beberapa nama lain yang dipertahankan dalam pembicaraan mengenai suara ruang ganti.

PemainPeran Musim LaluStatus 2026-2027
Marc-Andre ter StegenKapten pertamaTidak lagi di Barcelona
Ronald AraujoKapten keduaTidak lagi di Barcelona

Frenkie de Jong, Raphinha, dan Pedri masih menjadi pilihan untuk menjaga kepentingan ruang ganti Barcelona. Cedera yang masih dialami De Jong membuat kebutuhan akan figur tambahan dalam kepemimpinan tim menjadi semakin jelas.

Dalam konteks itu, Garcia menawarkan kombinasi peran yang lengkap, dari keandalan bermain hingga pengalaman memimpin. Posisi pentingnya dalam sistem Flick membuat namanya wajar masuk pertimbangan utama untuk ban kapten Barcelona.

Baca Juga