Farizon SV menggabungkan kapasitas hingga 16 penumpang dengan daya angkut maksimum 1.113 kg dalam satu van listrik. Kombinasi tersebut ditawarkan dengan harga Rp 725 juta untuk pasar Indonesia.
Kendaraan ini dirancang bagi penggunaan komersial yang memerlukan ruang kabin luas sekaligus kemampuan membawa barang. Farizon SV tersedia dalam pilihan bodi High Roof dan Medium Roof dengan banderol yang sama.
| Varian | Harga | Kapasitas Penumpang |
|---|---|---|
| SV High Roof | Rp 725 juta | Hingga 16 orang |
| SV Medium Roof | Rp 725 juta | Hingga 16 orang |
Akses Kabin Menjadi Pembeda
Salah satu karakter utama Farizon SV adalah desain tanpa pilar-B. Rancangan ini menghasilkan bukaan pintu samping lebih lebar untuk mempermudah aktivitas naik-turun penumpang maupun bongkar muat.
Ukuran bodinya juga mencerminkan orientasi kendaraan untuk membawa banyak orang dan barang. Panjangnya mencapai 5.995 mm, lebarnya 1.980 mm, tingginya 2.500 mm, dengan jarak sumbu roda 3.850 mm.
Ban depan dan belakang sama-sama menggunakan ukuran 215/75R16C. Pada sektor kaki-kaki, bagian depan memakai suspensi double wishbone independen.
Bagian belakang menggunakan suspensi non-independen dengan pegas daun baja konfigurasi 2+1 pieces. Konfigurasi tersebut ditujukan untuk kendaraan dengan kelas bobot 3,5 ton.
Tenaga Listrik dan Kemampuan Menarik Beban
Farizon SV memakai permanent magnet synchronous motor dengan konfigurasi motor depan dan penggerak roda depan. Tenaga maksimumnya mencapai 230 PS, sedangkan torsi puncaknya sebesar 336 Nm.
Struktur bodi menggunakan standar Eropa dan mengandung material berkekuatan tinggi lebih dari 70 persen. Rangkanya disebut mampu menahan tekanan maksimum 45.000 N serta mendukung kapasitas penarik hingga 2.000 kg.
Baterai CP-S berkapasitas 82,883 kWh menjadi sumber energi kendaraan ini. Sistem kelistrikannya bekerja pada 400V dan menggunakan liquid heating.
| Komponen | Spesifikasi |
|---|---|
| Motor | 230 PS dan 336 Nm |
| Baterai | CP-S 82,883 kWh |
| Pengisian 20%-80% | Sekitar 30 menit |
| Jangkauan efisiensi | 360-380 km |
Baterai tersebut disebut memiliki kemampuan maksimum 2.4C untuk pengisian dan pelepasan daya. Dengan konektor CCS2, pengisian dari 20 persen hingga 80 persen membutuhkan sekitar 30 menit.
Jangkauan efisiensi Farizon SV berada pada kisaran 360 sampai 380 km berdasarkan data yang dimuat oto.detik.com. Angka ini menjadi salah satu pertimbangan bagi pengguna yang membutuhkan kendaraan listrik untuk kegiatan operasional.
Perlengkapan Pengemudi dan Keselamatan
Kabin menyediakan kursi pengemudi dengan ventilasi dan pengaturan elektrik. Fasilitas lain meliputi power window, sistem hiburan, tombol start-stop, pengaturan suhu, rem parkir elektronik, serta auto hold.
Kamera AVM 360 derajat membantu memantau area sekitar saat kendaraan bermanuver. Dukungan ini relevan untuk van berdimensi besar yang digunakan di area operasional dengan ruang gerak terbatas.
Sistem ADAS pada Farizon SV mencakup AEB, ACC full-speed, Lane Change Assist, Rear Cross-Traffic Alert, dan Door Open Warning. Kelengkapan lain terdiri atas TPMS, ABS, EBD/CBC, serta pengingat sabuk pengaman.
Farizon SV juga membawa collision power-off system dan collision door opening system. Rangkaian fitur tersebut melengkapi pendekatan kendaraan ini yang menekankan kapasitas angkut, akses kabin, dan teknologi keselamatan.






