Dari Candaan Haaland ke Tugas Besar, Elliot Anderson Dibeli City Seharga 116 Juta Poundsterling

Elliot Anderson memulai adaptasinya di Manchester City dengan dukungan Erling Haaland, bahkan setelah menjadi bahan candaan penyerang Norwegia tersebut di media sosial. Di balik suasana ringan itu, gelandang berusia 23 tahun tersebut memikul tugas besar setelah City membelinya seharga 116 juta poundsterling.

Haaland sempat menyebut Anderson sebagai “si penyelam” di media sosial. Candaan itu terkait insiden pembatalan gol Norwegia ketika menghadapi Inggris pada perempat final Piala Dunia 2026.

Anderson tidak mempermasalahkan komentar tersebut dan menyambut baik hubungan awal dengan rekan setimnya. Kepada Goal, ia mengatakan Haaland bersikap baik, jujur, dan sangat membantu pada hari pertama mereka bekerja bersama.

Adaptasi setelah Piala Dunia

Anderson bergabung dengan City setelah menjalani masa istirahat singkat usai Piala Dunia 2026. Ia ingin segera memahami cara bermain tim serta membangun hubungan dengan skuad baru pada pramusim.

Pengalaman internasionalnya menjadi salah satu bekal penting sebelum tiba di Etihad Stadium. Anderson selalu menjadi starter Timnas Inggris hingga semifinal, sebelum tidak tampil dalam laga perebutan tempat ketiga melawan Prancis.

Keputusannya memilih City juga didorong keinginan bermain bersama para pemain terbaik. Anderson menyebut kesempatan berada di klub yang pernah diperkuat Kevin De Bruyne terasa spesial karena gelandang Belgia itu menjadi panutannya selama satu dekade.

Sebelum memilih City, Anderson sempat bertemu sejumlah pemain Manchester United ketika berlibur di Portugal. Ajakan pindah ke Old Trafford tidak mengubah pilihannya untuk bergabung dengan rival sekota mereka.

Investasi untuk lini tengah baru

Manchester City merekrut Anderson dari Nottingham Forest pada bursa transfer musim panas dengan biaya 116 juta poundsterling. Nilai itu menjadikannya salah satu investasi terbesar klub untuk membangun ulang lini tengah.

Perubahan tersebut berlangsung setelah Bernardo Silva pergi dari City. Rodri juga berpotensi meninggalkan tim, sehingga kebutuhan terhadap pemain yang mampu menghubungkan permainan menjadi semakin besar.

Enzo Maresca, yang menggantikan Pep Guardiola, telah membahas peran teknis Anderson. Pemain itu diproyeksikan menjalankan fungsi sentral dengan menjaga ketenangan dan mendukung pergerakan rekan-rekannya.

“Bagian dari lini tengah, membawa ketenangan, dan membantu semua orang,” kata Anderson kepada situs resmi Manchester City. Ia juga ingin memberi alasan kepada pendukung untuk datang mendukung tim melalui kemenangan di lapangan.

Anderson sempat menjadi pemain Inggris termahal sepanjang sejarah setelah kepindahannya diumumkan pada Juni 2026. Status tersebut kemudian diambil Morgan Rogers yang pindah ke Chelsea dengan nilai 117 juta poundsterling.

Data yang mendukung peran penghubung

Anderson meninggalkan Nottingham Forest setelah bermain dalam 38 pertandingan di semua kompetisi. Ia menghasilkan empat gol dan empat assist sepanjang periode tersebut.

Statistik bersama Nottingham ForestCatatan
Penampilan semua kompetisi38 laga
Gol4
Assist4
Rata-rata umpan kunci1,4 per laga
Akurasi umpan85,5 persen

Data WhoScored menunjukkan Anderson memiliki rata-rata 1,4 umpan kunci setiap laga. Akurasi umpannya mencapai 85,5 persen, sebuah catatan yang relevan untuk tugas mengalirkan bola dari lini tengah.

Anderson menegaskan tidak ingin terlalu memikirkan harga transfernya. Kepada Bola.com, ia menyampaikan keinginan untuk menunjukkan kemampuan kepada publik melalui performa di lapangan.

City akan menguji proses adaptasi itu dalam pertandingan resmi pertama musim ini melawan Arsenal. Duel Community Shield 2026 dijadwalkan berlangsung di Cardiff pada Minggu, 16 Agustus 2026.

Baca Juga