Dua Trofi Pramusim Mengantar Manchester United ke Laga Penentu Kontra AC Milan

Manchester United membawa dua trofi pramusim ke laga terakhir melawan AC Milan di Wroclaw, Polandia. Snapdragon Cup dan Boyle Sports Cup menjadi modal tim Michael Carrick sebelum memasuki Premier League musim 2026/2027.

Pertandingan Sabtu malam pukul 21.45 WIB itu akan menjadi tahap akhir dalam penilaian kesiapan skuad. Carrick berpeluang memainkan banyak pemain utama untuk menentukan komposisi yang paling siap menghadapi kompetisi resmi.

Hasil Pramusim Membuka Banyak Pilihan

Selain dua gelar, Manchester United mencatat kemenangan atas Atletico Madrid dalam rangkaian pertandingan persiapan. Mereka juga menang melalui adu penalti atas Leeds United dan bermain imbang melawan Paris Saint-Germain.

Rangkaian hasil tersebut memberi Carrick sejumlah pilihan dalam menyusun sebelas pemain utama. Namun, duel dengan Milan tetap penting karena menjadi ujian terakhir untuk melihat hubungan permainan antarposisi.

Benjamin Sesko dan Lisandro Martinez termasuk pemain yang berpeluang masuk dalam susunan awal. Kobbie Mainoo, Marcus Rashford, Bruno Fernandes, Youri Tielemans, Luke Shaw, serta Matheus Cunha juga dapat dimainkan sejak menit pertama.

Harry Maguire diperkirakan kembali setelah sempat mendapat waktu istirahat pada pertandingan sebelumnya. Mason Mount berpotensi absen karena mengalami masalah cedera.

CatatanManchester UnitedAC Milan
PelatihMichael CarrickRuben Amorim
Hasil pramusimDua trofi, menang, adu penalti, dan imbangDua imbang dan satu kalah
Fokus lagaMematangkan skuad utamaMencari kemenangan perdana

Rancangan Tim Carrick

Lammens disebut berpeluang mengawal gawang Manchester United dalam laga ini. Di depannya, Dalot, Maguire, Heaven, dan Shaw diperkirakan membentuk garis pertahanan.

Tielemans dan Santos dapat menjadi pilihan untuk sektor tengah. Amad, Fernandes, Cunha, dan Mbeumo diproyeksikan mendukung kekuatan serang dalam susunan yang sedang diuji Carrick.

Kombinasi tersebut dapat memberikan keseimbangan antara penguasaan lini tengah dan daya dorong di depan. Peran Fernandes bersama Cunha, Amad, dan Mbeumo akan menjadi bagian penting dalam pengujian pola serangan.

Milan Membawa Misi Berbeda

AC Milan datang dengan situasi yang berbeda karena belum meraih kemenangan dalam tiga laga pramusim di bawah Amorim. Rossoneri bermain imbang dua kali dan menelan kekalahan 0-3 dari Chelsea.

Amorim diperkirakan menggunakan formasi 3-4-2-1 untuk menghadapi Manchester United. Goncalo Ramos dan Rafael Leao akan menjadi pilihan di lini depan, sementara Luka Modric serta Ruben Loftus-Cheek diproyeksikan membangun permainan dari tengah.

Torriani, Terracciano, De Winter, Pavlovic, Chukwueze, Comotto, dan Estupinan turut disebut dalam perkiraan susunan pemain Milan. Laga di Polandia memberi peluang bagi Amorim untuk menemukan respons yang lebih meyakinkan dari timnya.

Setelah pertandingan ini, Milan dijadwalkan membuka Serie A melawan Torino pada 23 Agustus. Oleh sebab itu, duel melawan Manchester United bukan hanya penutup pramusim, melainkan kesempatan penting bagi kedua tim untuk mengukur kesiapan menjelang musim domestik.

Baca Juga