Dua Gol Victor Osimhen Tak Cukup Menutup Catatan Buruk Galatasaray Lawan Corum FK

Dua gol Victor Osimhen menyelamatkan Galatasaray dari kekalahan, tetapi tidak sepenuhnya meredakan masalah pada laga pembuka Super Lig. Juara bertahan hanya bermain imbang 2-2 melawan Corum FK setelah sempat kehilangan keunggulan di RAMS Park.

Galatasaray harus menunggu gol Osimhen pada menit ke-90 untuk merebut satu poin. Situasi itu menjadi sorotan karena Corum FK datang sebagai tim promosi dan sempat memimpin 2-1.

Hasil Imbang Menambah Tekanan

Galatasaray memasuki musim baru dengan status juara bertahan. Karena itu, kegagalan mengamankan kemenangan di kandang sendiri menempatkan Okan Buruk dan manajemen klub dalam perhatian.

Tim tuan rumah bukan hanya gagal memperlebar keunggulan, melainkan juga membiarkan Corum FK membalikkan skor pada babak kedua. Mereka akhirnya membutuhkan aksi individu penyerang andalan untuk menghindari kekalahan.

Osimhen menegaskan perannya sebagai tumpuan utama Galatasaray dengan mencetak dua gol. Sumbangan itu memperpanjang performa positifnya sejak bergabung dari Napoli pada musim panas 2024.

TimGolPosisi dalam Laga
GalatasarayVictor Osimhen, 2 golSempat unggul, lalu menyamakan skor
Corum FKAlexandros Kyziridis dan Jesus Andres Ramirez DiazBerbalik unggul 2-1

Gol Pertama Lahir Setelah Jeda

Paruh pertama pertandingan berjalan tanpa gol. Galatasaray kemudian memecah kebuntuan melalui Osimhen yang menerima umpan silang Lucas Torreira.

Torreira, mantan gelandang Arsenal, mengirimkan bola yang dapat diselesaikan Osimhen di depan gawang. Gol itu membawa Galatasaray memimpin 1-0 dan memberikan harapan untuk memulai musim dengan kemenangan.

Namun, Corum FK tidak menyerah setelah tertinggal. Alexandros Kyziridis mencetak gol balasan, lalu Jesus Andres Ramirez Diaz membuat tim tamu berbalik memimpin.

Keunggulan Corum FK bertahan hingga memasuki menit akhir pertandingan. Galatasaray berada dalam posisi sulit karena waktu untuk mengejar hasil semakin sedikit.

Sara dan Osimhen Mengubah Akhir Pertandingan

Peluang terakhir Galatasaray datang dari sepak pojok yang diambil Gabriel Sara. Osimhen memenangkan situasi di area penalti dan mengarahkan sundulannya hingga bola masuk ke gawang Corum FK.

Gol pada menit ke-90 itu menutup pertandingan dengan skor 2-2. Galatasaray terhindar dari kekalahan, sedangkan Corum FK harus melepas peluang meraih kemenangan penting di kandang juara bertahan.

Perhatian Beralih ke Masa Depan Sang Penyerang

Kontribusi Osimhen kembali penting ketika masa depannya di Istanbul masih diselimuti spekulasi. Penyerang internasional Nigeria itu dikaitkan dengan Arsenal dan Al Hilal menjelang penutupan bursa transfer musim panas.

Untuk saat ini, Osimhen memberi Galatasaray satu poin melalui dua golnya. Namun, hasil melawan Corum FK menunjukkan tim tersebut masih perlu membenahi kemampuan menjaga keunggulan pada pertandingan berikutnya.

Baca Juga