Dua Gelar untuk Jakarta, DKI dan Rajawali Sakti Menang di Ajang Wushu 2026

Jakarta mencatatkan dua gelar juara umum dalam rangkaian kompetisi wushu di Alam Sutera pada 2026. DKI Jakarta memenangi Kejurnas Wushu Kungfu, sedangkan Rajawali Sakti Jakarta menjadi yang terbaik di Alam Sutera Taolu Open.

DKI Jakarta tampil paling dominan pada kompetisi antardaerah dengan total 94 medali emas. Di arena antarsasana, Rajawali Sakti Jakarta mengoleksi 20 emas untuk mengungguli para pesaingnya.

Dua Klasemen, Dua Pemenang dari Jakarta

KompetisiJuara UmumEmasPerak/Perunggu
Kejurnas Wushu Kungfu 2026DKI Jakarta9465 / 49
Alam Sutera Taolu Open 2026Rajawali Sakti Jakarta2016 / 24

Herman Wijaya, Sekjen Pengprov WI DKI Jakarta, memberi apresiasi terhadap hasil yang diraih atlet DKI Jakarta dan Rajawali Sakti. Ia meminta para atlet tidak cepat merasa puas setelah meraih kemenangan pada dua ajang tersebut.

“Saya apresiasi perjuangan anak-anak yang berhasil menjadikan DKI Jakarta dan Rajawali Sakti menjadi juara umum pada Kejurnas Wushu Kungfu dan Alam Sutera Taolu Open 2026,” kata Herman Wijaya. Ia menambahkan, “Jangan lengah dan terus tingkatkan prestasi.”

Kejurnas Wushu Kungfu dan Alam Sutera Taolu Open berlangsung di Mall Alam Sutera, Tangerang, Banten, pada 24 hingga 26 Juli 2026. Ajang itu diikuti 700 atlet kungfu yang berasal dari 13 provinsi serta 43 klub atau sasana.

DKI Jakarta Unggul atas Dua Rival Terdekat

Pada klasemen Kejurnas Wushu Kungfu, Jawa Barat menjadi pesaing terdekat DKI Jakarta dengan 66 emas. Jawa Timur menempati posisi ketiga setelah meraih 33 emas.

PosisiTimEmasPerak/Perunggu
1DKI Jakarta9465 / 49
2Jawa Barat6652 / 44
3Jawa Timur3323 / 32

Rajawali Sakti Jakarta juga memimpin persaingan sasana dengan keunggulan yang jelas. Rahmat Wushu berada di urutan kedua dengan delapan emas, sementara Inti Bayangan meraih tujuh emas di tempat ketiga.

Pelatih Rajawali Sakti Jakarta David Hendrawan menyatakan atlet terbaik dari Alam Sutera Taolu Open akan dipersiapkan ke Kejurnas Taolu di Yogyakarta pada 2026. Rencana itu menjadi tahapan berikutnya bagi para atlet yang menunjukkan hasil menonjol.

“Mereka yang terbaik dari hasil Alam Sutera Taolu Open 2026 akan disiapkan untuk menghadapi Kejurnas Taolu di Yogyakarta 2026,” ujar David Hendrawan. Pernyataan tersebut menegaskan kompetisi di Alam Sutera menjadi bagian dari proses pembinaan.

Peluang Atlet Potensial

Sekjen PB WI Ngatino menilai kejuaraan ini mendapat perhatian besar dari daerah dan membuka peluang bagi atlet potensial. Ia menyebut kualitas sejumlah peserta cukup baik untuk diarahkan menuju event internasional.

Menurut sport.detik.com, Ketua Umum PB WI Airlangga Hartarto hadir menyaksikan penampilan atlet muda dalam kompetisi tersebut. Iwan Kwok selaku Wakil Ketua Umum PB WI juga menilai banyaknya peserta dan atlet kungfu tradisional berkualitas menjadi modal penting bagi Indonesia.

Baca Juga