Paris Saint-Germain kini memiliki dua gelar Piala Super Eropa secara beruntun setelah menundukkan Aston Villa 2-1. Capaian di Red Bull Arena, Jerman, pada Kamis WIB itu menempatkan PSG pada awal musim 2026-2027 dengan standar ambisi yang tinggi.
Kapten Marquinhos menilai keberhasilan mempertahankan gelar mencerminkan tujuan besar yang dibawa seluruh elemen klub. Trofi tersebut juga datang sebelum PSG menghadapi dua pertandingan penting dalam waktu singkat.
“Ini adalah cara terbaik untuk memulai musim,” kata Marquinhos, seperti dikutip Antara pada Kamis (13/8/2026). Menurutnya, kemenangan tersebut menunjukkan ambisi pemain, klub, pelatih, presiden, serta jajaran direksi PSG.
Dari Tottenham ke Aston Villa
PSG meraih Piala Super Eropa sebelumnya dengan mengatasi Tottenham Hotspur, juga dari Inggris. Laga itu berjalan ketat karena kedua tim bermain imbang 2-2 sampai berakhirnya waktu tambahan.
PSG akhirnya memastikan kemenangan 4-3 lewat adu penalti. Berbeda dengan edisi sebelumnya, tim Paris kali ini mengalahkan Aston Villa dengan skor 2-1 dalam waktu pertandingan.
Rangkaian hasil tersebut menunjukkan PSG mampu menjaga ketangguhan dalam perebutan trofi Eropa. Kemenangan terbaru menjadi modal penting, tetapi juga segera diikuti tuntutan untuk mempertahankan konsistensi.
| Periode | Pertandingan | Hasil |
|---|---|---|
| Piala Super Eropa terbaru | PSG melawan Aston Villa | Menang 2-1 di Red Bull Arena, Jerman |
| Piala Super Eropa sebelumnya | PSG melawan Tottenham Hotspur | Menang 4-3 adu penalti setelah 2-2 |
| Piala Super Perancis berikutnya | PSG melawan Lens | 17 Agustus 2026, 01.45 WIB |
Enrique Belum Menganggap Timnya Sempurna
Luis Enrique menegaskan kemenangan atas Aston Villa tidak menghapus kekurangan yang masih dimiliki timnya. PSG baru menjalani sedikit latihan pramusim setelah para pemain memperoleh waktu istirahat dan berkumpul dengan keluarga.
Pelatih asal Spanyol itu menilai kondisi tersebut membuat tim masih membutuhkan waktu untuk mencapai kesiapan terbaik. Namun, ia melihat PSG tetap memperlihatkan watak permainan yang selama ini menjadi ciri mereka.
“Apa yang kembali kami tunjukkan hari ini adalah bahwa, meskipun melakukan kesalahan dan masih banyak hal yang kurang, kami tetap menjadi tim seperti yang selama ini kami kenal,” ujar Enrique. Ia juga menilai ikatan para pemain dengan suporter tetap terasa setiap kali mereka membela PSG.
Marquinhos menyampaikan penilaian senada mengenai penampilan tim dalam persiapan yang terbatas. “Kami benar-benar layak mendapatkan trofi ini. Ini merupakan pertandingan yang sangat bagus, meskipun kami baru menjalani sedikit latihan,” tuturnya.
Peluang Menambah Trofi di Perancis
PSG selanjutnya akan bertemu Lens pada final Piala Super Perancis di Stadion Bollaert-Delelis. Menurut bola.kompas.com, pertandingan itu dijadwalkan berlangsung Senin, 17 Agustus 2026 pukul 01.45 WIB.
Laga melawan Lens memberi peluang langsung bagi PSG untuk memperbesar koleksi gelar pada awal musim. Setelahnya, mereka akan beralih ke Liga Perancis dengan menjamu Rennes di Parc des Princes satu pekan kemudian.
Jadwal itu menuntut PSG menjaga intensitas setelah kemenangan di Jerman. Bagi Marquinhos dan rekan-rekannya, gelar Eropa kedua secara beruntun menjadi penanda bahwa ambisi klub harus diterjemahkan lagi dalam pertandingan berikutnya.






