Dari Tertinggal Dua Menit hingga Kehilangan Keunggulan, DPMM FC Ditahan Tampines

DPMM FC melewati perubahan besar dalam laga melawan Tampines Rovers, dari tertinggal pada menit kedua hingga berbalik memimpin. Akan tetapi, gol pada menit ke-71 membuat mereka harus menerima hasil imbang 2-2.

Pertandingan ini menjadi ujian bagi DPMM dalam menghadapi tekanan awal dan menjaga keunggulan. Tim Brunei tersebut membuktikan mampu merespons, meski belum bisa menuntaskan laga dengan kemenangan.

Tampines Rovers langsung memanfaatkan awal pertandingan untuk mengambil kendali. Hide Higashikawa mencetak gol pada menit kedua dan membuat DPMM berada dalam posisi tertinggal 0-1.

Pelatih McAllister menilai timnya tidak memulai pertandingan dengan baik. DPMM sempat kesulitan keluar dari tekanan lawan selama sekitar 15 hingga 20 menit pertama.

Menurut McAllister, para pemainnya terlalu terbawa ritme Tampines. Situasi itu menghambat DPMM membangun progresi bola ke area serang.

Respons DPMM Mengubah Pertandingan

DPMM perlahan membuat laga lebih seimbang sebelum jeda. Perubahan paling nyata baru hadir setelah McAllister meminta anak asuhnya lebih agresif saat menekan lawan.

Tekanan di area tinggi menjadi cara DPMM untuk merebut bola kembali lebih cepat. Pendekatan itu segera menghasilkan gol penyama kedudukan melalui Azwan Ali Rahman pada menit ke-47.

Azwan mencetak gol dari luar kotak penalti untuk membawa skor menjadi 1-1. McAllister menilai gol tersebut mencerminkan kualitas kapten timnya.

“Kami masuk ke babak pertama dan meminta anak-anak untuk lebih agresif dalam melakukan pressing. Kami keluar di babak kedua lalu mencetak dua gol hebat,” ujar McAllister.

DPMM tidak mengendur setelah gol Azwan. Oscar Santis yang masuk dari bangku cadangan mencetak gol pada menit ke-59 untuk membalikkan kedudukan menjadi 2-1.

Pencetak GolMenitTimKedudukan
Hide Higashikawa2Tampines Rovers0-1
Azwan Ali Rahman47DPMM FC1-1
Oscar Santis59DPMM FC2-1
Muhammad Faris71Tampines Rovers2-2

Tampines Kembali Menemukan Jawaban

Saat DPMM terlihat berada di jalur kemenangan, Tampines Rovers kembali memberi respons. Muhammad Faris mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-71.

Gol kapten Tampines itu menghapus keunggulan yang baru dibangun DPMM pada babak kedua. Skor 2-2 kemudian bertahan sampai peluit akhir pertandingan.

McAllister mengakui kualitas serangan Tampines menjadi tantangan penting bagi timnya. Ia menyebut lawan memiliki sejumlah pemain menyerang yang bagus dan berkualitas.

“Pertandingan yang kompetitif melawan tim yang bagus. Mereka memiliki beberapa pemain menyerang yang bagus dan berkualitas,” kata McAllister.

Laga tersebut digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Sabtu (25/7/2026). Duel itu menjadi pertandingan pembuka Piala Presiden 2026 bagi kedua kesebelasan.

DPMM FC tampil dengan Dalberto Luan Belo, mantan penyerang Arema FC, dalam skuad mereka. Namun, pertandingan lebih banyak ditandai oleh keberhasilan kedua tim memanfaatkan momentum pada waktu berbeda.

DPMM mendapat momentum lewat dua gol cepat pada awal babak kedua. Tampines memanfaatkan fase berikutnya untuk merebut kembali keseimbangan skor melalui Faris.

McAllister menilai hasil seri sesuai dengan jalannya pertandingan yang terbuka. “Itu adalah pertandingan yang sangat terbuka, ada banyak peluang yang tercipta, dan 2-2 mungkin merupakan hasil yang adil bagi kedua tim,” tuturnya.

Bagi DPMM FC, hasil tersebut menegaskan bahwa pressing agresif dapat mengubah jalannya pertandingan. Namun, mereka masih perlu memastikan keunggulan yang telah diraih dapat bertahan hingga laga selesai.

Baca Juga