Doa dan Humor Jadi Pegangan Aldi Taher Saat Ekspansi Usaha Kuliner Dipertanyakan

Doa ibu, kebiasaan membaca Al-Qur’an, dan humor menjadi respons Aldi Taher ketika ekspansi usaha kulinernya dipertanyakan. Ia menyampaikan sikap itu saat membahas pertumbuhan bisnis ayam goreng dan burger miliknya.

Perkembangan banyak cabang usaha tersebut memunculkan tuduhan pencucian uang dari sebagian pihak. Aldi memilih menjawab sorotan itu dengan menekankan keyakinan pribadi, bukan uraian teknis tentang bisnisnya.

Keyakinan sebagai jawaban Aldi

Dalam penampilannya di program Pagi Pagi Ambyar di Trans TV, Aldi mendapat pertanyaan mengenai ekspansi yang berjalan cepat. Ia mengatakan doa ibunya menjadi salah satu hal yang diyakini berperan dalam perjalanan usahanya.

“Kok bisa ekspansi cepet banget? Jadi bismillah. Alhamdulillah doa ibu dan baca Al-Qur’an, cium kaki ibu,” ujar Aldi. Pernyataan itu disampaikan ketika perbincangan menyinggung perkembangan gerai ayam goreng dan burgernya.

Aldi Taher tidak menjelaskan rincian pengembangan bisnis maupun sumber pertumbuhan jumlah cabang dalam kesempatan tersebut. Ia lebih banyak menyampaikan pandangan tentang nilai keagamaan yang menjadi pegangannya.

Pesan itu juga diarahkan kepada pihak yang menaruh prasangka buruk terhadapnya. Aldi mengajak masyarakat untuk menjaga hati dan memperbanyak membaca Al-Qur’an.

“Makanya baca Al-Qur’an. Jangankan duit, surga, Allah kasih. Bersihin hatimu dengan baca Al-Qur’an,” tegas pria kelahiran 1983 tersebut. Ucapan itu menjadi bagian dari responsnya atas tudingan yang beredar.

Ekspansi cepat menjadi perhatian

Usaha ayam goreng dan burger milik Aldi disebut berkembang pesat hingga membuka banyak cabang. Kecepatan ekspansi itulah yang kemudian memicu berbagai pertanyaan di tengah publik.

Sejumlah komentar bahkan mengaitkan pertumbuhan tersebut dengan dugaan pencucian uang. Isu itu menjadi salah satu pokok pembahasan saat Aldi berbicara tentang usaha kulinernya.

Aldi memandang adanya pro dan kontra sebagai hal yang wajar dalam kehidupan. Ia menyatakan tidak ingin membalas respons negatif dengan kemarahan.

“Nggak apa-apa, namanya masih di dunia. Pro kontra ada, nanti nggak pro kontra di surga. Terima kasih itu saya jadiin doa,” tutur mantan suami Dewi Perssik itu.

Gurauan tentang layanan cuci pakaian

Saat tuduhan pencucian uang dibahas, Aldi melontarkan candaan mengenai rencana usaha baru bernama Aldi’s Money Laundry. Ia menjelaskan bahwa nama tersebut merujuk pada layanan mencuci pakaian, bukan kegiatan keuangan.

“Lagi pula saya mau buka Aldi’s Money Laundry, cuci baju namanya. Nyuciin baju orang dapat money,” selorohnya. Candaan itu mendapat respons tawa dalam perbincangan tersebut.

Humor tersebut memperlihatkan pilihan Aldi dalam menghadapi perhatian terhadap perkembangan usahanya. Ia tidak larut dalam tudingan yang muncul dan tetap membawa pembicaraan pada pesan religius serta sikap menerima pro dan kontra.

Pertanyaan mengenai ekspansi gerai ayam goreng dan burgernya tetap menjadi latar utama sorotan publik. Namun, Aldi memilih menjelaskan sikapnya melalui keyakinan, doa, dan candaan yang disampaikannya di televisi.

Baca Juga