Perjalanan Djed Spence dari sejumlah masa peminjaman kini membawanya ke kontrak panjang bersama Inter Milan. Bek Inggris itu direkrut dari Tottenham Hotspur dengan biaya yang diperkirakan mencapai 30 juta euro dan diikat hingga 2031.
Inter melihat Spence sebagai jawaban untuk sektor kanan pertahanan yang ditinggalkan Matteo Darmian. Pemain berusia 26 tahun itu dapat beroperasi sebagai bek sayap atau wingback dalam pilihan taktik Cristian Chivu.
Dari Masa Peminjaman ke Transfer Besar
Spence menjadi bagian Tottenham sejak 2022, tetapi ia tidak langsung memiliki peran utama di klub tersebut. Nottingham Forest, Rennes, Leeds United, dan Genoa menjadi empat klub yang pernah dibelanya dalam masa peminjaman.
Pengalaman di berbagai klub itu menjadi bagian dari proses sebelum ia memperoleh kesempatan lebih besar di Spurs. Perkembangannya juga mengantarkan Spence masuk ke tim nasional Inggris yang dilatih Thomas Tuchel.
Ia turut membantu Inggris mengakhiri Piala Dunia 2026 di peringkat ketiga. Latar pengalaman klub dan tim nasional itu memberi nilai tambah bagi Inter saat memutuskan mengamankan jasanya untuk jangka panjang.
Kebutuhan Baru Setelah Darmian
Matteo Darmian meninggalkan ruang kosong setelah kontraknya di Inter berakhir. Spence datang dengan atribut kecepatan yang dapat memberi variasi di sisi kanan pertahanan Nerazzurri.
Inter mengumumkan transfer tersebut pada Sabtu, 15 Agustus 2026, menurut Detik Sport. Spence tercatat sebagai pemain kelima yang didatangkan klub pada bursa musim panas.
| Pemain | Status di skuad Inter |
|---|---|
| Djed Spence | Rekrutan dari Tottenham Hotspur |
| Manuel Akanji | Dipermanenkan |
| Ivan Provedel | Rekrutan musim panas |
| John Stones | Rekrutan musim panas |
| Aleksandar Stankovic | Rekrutan musim panas |
Spence akan berada dalam kelompok pemain yang mencakup Akanji dan Stones, dua nama dengan pengalaman bermain di Liga Inggris. Faktor tersebut berpotensi membantu proses adaptasinya dalam lingkungan baru di Italia.
Namun, fungsi utama transfer ini tetap terkait kebutuhan Inter terhadap pemain sisi kanan yang fleksibel. Kemampuannya mengisi dua posisi memberi Chivu alternatif dalam merancang susunan pertahanan.
Perpisahan dengan Tottenham
Sebelum pindah, Spence menyampaikan salam kepada semua pihak di Tottenham melalui media sosial. Ia menyoroti malam di Bilbao sebagai memori yang akan terus diingatnya.
“Sebuah bab istimewa telah berakhir. Perjalanan ini sungguh luar biasa, penuh dengan kenangan, momen, dan pengalaman yang akan selalu kusimpan selamanya, terutama malam itu di Bilbao,” ujar Spence.
Bilbao merupakan lokasi Tottenham meraih trofi Liga Europa musim 2024/2025. Spence kemudian mengucapkan terima kasih kepada staf, pemain, dan penggemar Spurs dalam pesan yang menandai akhir perjalanannya di Inggris.
Dengan kontrak sampai 2031, Inter menempatkan Spence sebagai bagian dari rencana yang lebih panjang daripada sekadar pengganti sementara. Bek tersebut kini membawa pengalaman dari Inggris, Prancis, Italia, dan level tim nasional ke skuad Nerazzurri.






