DFSK E5 Plus Catat 1,1 Ribu Pesanan, SUV PHEV 6 Kursi Siap Hadapi Kompetisi

DFSK E5 Plus disebut telah mengumpulkan pemesanan hingga 1,1 ribu unit sebelum ditampilkan di GIIAS 2026. Catatan itu menjadi modal awal bagi DFSK untuk masuk lebih dalam ke pasar PHEV Indonesia yang persaingannya sudah padat.

SUV ini dijual pada kisaran Rp 500 juta sampai Rp 550 juta. Dengan enam kursi, fitur kabin premium, dan sistem penggerak plug-in hybrid, E5 Plus menyasar konsumen yang membutuhkan kendaraan keluarga berteknologi elektrifikasi.

Berhadapan dengan Produk yang Sudah Menguasai Pasar

Segmen PHEV telah diisi banyak model, terutama dari produsen China yang lebih dulu memperkenalkan produknya. Chery Group disebut memimpin pasar melalui Chery Tiggo 8 dan Tiggo 9 CSH, serta Jaecoo J7 dan J8 SHS.

BYD M6 DM juga tercatat sebagai mobil PHEV terlaris sepanjang semester pertama tahun ini meski baru diluncurkan. Namun, produk BYD tersebut memakai bentuk MPV dengan tujuh penumpang, sehingga tidak sepenuhnya berhadapan langsung dengan E5 Plus yang merupakan SUV enam kursi.

Di tengah peta kompetisi itu, DFSK mengandalkan perakitan lokal untuk E5 Plus. Langkah serupa telah diterapkan pada Glory 580 dan Glory i-Auto, dengan tujuan mempercepat pemenuhan permintaan serta menjaga harga lebih terjangkau daripada skema CBU.

Bukan Mobil Listrik Baterai Murni

Meski memakai nama E5 Plus, kendaraan ini bukan mobil listrik murni. DFSK memasarkannya sebagai PHEV yang dapat mengoperasikan tenaga listrik, mesin bensin, maupun kombinasi keduanya.

Sistem DE-i atau DFSK Excellent Intelligent menyediakan empat mode berkendara. Pilihan ini memungkinkan pengemudi menentukan sumber tenaga yang digunakan sesuai mode pengoperasian.

Mode BerkendaraSumber Tenaga
EVTenaga listrik murni
Hybrid SeriesKombinasi sistem hybrid
Hybrid ParallelKombinasi sistem hybrid
Mesin bensinTenaga mesin bensin

Selain sistem penggerak tersebut, E5 Plus dibekali vehicle-to-load dan dashcam bawaan. Fitur auto parking assistance serta ADAS level 2 turut menjadi bagian dari perlengkapan keselamatan dan kemudahan berkendara.

Menawarkan Kenyamanan di Kelas Rp 500 Jutaan

Kabin E5 Plus menggunakan susunan enam tempat duduk dengan captain seat berventilasi pada baris kedua. DFSK juga melengkapinya dengan head unit belakang 15,6 inci untuk menunjang hiburan penumpang.

Sistem audio premium terdiri dari 13 speaker. Pendingin kabin mendapat air purifier filter, sedangkan suspensi depan dan belakang melengkapi paket kendaraan ini.

Kapasitas angkut barang dapat ditingkatkan dengan melipat rata jok baris ketiga. Pengaturan tersebut memberi ruang lebih luas saat mobil digunakan untuk membawa kebutuhan keluarga.

Melanjutkan Ekspansi Elektrifikasi DFSK

Menurut ridertua.com, E5 Plus merupakan PHEV pertama DFSK di Indonesia. Sebelum model ini, DFSK telah memiliki Seres E1 yang diperkenalkan pada 2023 untuk bersaing di segmen mobil listrik mungil bersama Wuling Air EV dan model sekelasnya.

Desain E5 Plus mengadopsi tampilan futuristik yang serupa dengan Landian E5 Plus di pasar luar negeri. Model ini berkaitan dengan basis Fengon 580 generasi kedua, yang di Indonesia telah dikenal melalui lini DFSK Glory 580 dan Glory i-Auto.

Dengan harga, kapasitas enam penumpang, dan kelengkapan yang dibawanya, E5 Plus memasuki ruang persaingan yang berbeda dari Seres E1. Keberhasilan model ini akan bergantung pada kemampuannya menarik konsumen di tengah kuatnya pilihan PHEV dari sesama merek China.

Baca Juga