Coppa Italia menjadi peluang yang ingin dimanfaatkan Udinese untuk membuka jalan ke kompetisi Eropa. Ambisi itu langsung mendapat dorongan setelah mereka mengalahkan Padova 1-0 dan memastikan tempat di babak 16 besar.
Davis mencetak gol tunggal yang menentukan hasil pertandingan di Bluenergy Stadium. Gol pada menit ke-35 itu lahir setelah ia menerima umpan dari Solet pada babak pertama.
Pelatih Kosta Runjaic memandang keberhasilan melewati putaran ini sebagai bagian dari target yang lebih besar. Udinese tidak hanya mengejar hasil di liga, tetapi juga ingin bertahan selama mungkin dalam persaingan piala.
“Coppa Italia sangat penting bagi kami dan merupakan jalan tercepat untuk menuju Eropa. Kami berjuang untuk dua gelar musim ini, kompetisi liga dan piala, dan jalur di piala lebih singkat karena struktur kompetisi di Italia berbeda,” ujar Runjaic.
Awal Musim dengan Kemenangan
Laga pada Sabtu, 15 Agustus 2026, menjadi pertandingan resmi pertama Udinese pada musim ini. Kemenangan tipis tersebut memberi mereka modal sebelum menghadapi tahapan yang lebih sulit di kompetisi piala.
Udinese akan menghadapi pemenang pertandingan antara Venezia dan Modena pada babak 16 besar. Identitas lawan berikutnya masih menunggu hasil duel kedua tim tersebut.
Sebagai tuan rumah dan tim unggulan, Udinese tidak serta-merta mendominasi dengan mudah sejak menit awal. Pertandingan berjalan lambat sebelum penguasaan bola tuan rumah mulai menghasilkan peluang-peluang berbahaya.
Setelah Davis memecah kebuntuan, Padova berupaya membalas pada babak kedua. Tekanan yang mereka bangun tidak cukup untuk menembus pertahanan Udinese dan mengubah kedudukan.
| Tim | Formasi | Catatan |
|---|---|---|
| Udinese | 3-4-2-1 | Gol Davis pada menit ke-35 |
| Padova | 3-5-2 | Menekan pada babak kedua |
Pilihan Pemain untuk Runjaic
Maduka Okoye mengisi posisi penjaga gawang Udinese dalam laga melawan Padova. Ia telah tersedia setelah melewati cedera bahu yang dialaminya selama tiga minggu terakhir masa persiapan.
Kehadiran Okoye memberi tambahan kesiapan pada skuad yang akan menjalani musim di dua kompetisi. Runjaic juga dapat mengandalkan Unai Gomez, yang disebut sudah siap bermain.
Situasi berbeda dialami Goglichidze yang sedang dievaluasi setelah mengalami benturan ringan saat latihan. Runjaic menyatakan bahwa Chakvetadze dan Zanoli menjadi dua pemain yang belum siap, sementara pemain lain tersedia.
“Okoye sudah tersedia, begitu juga Unai Gomez, sementara Goglichidze mendapat benturan ringan dalam latihan dan sedang kami evaluasi untuk dimainkan di Coppa. Selain Chakvetadze dan Zanoli, semua pemain lain siap bertanding,” kata Runjaic.
Peringatan di Tengah Status Unggulan
Hasil atas Padova memang menegaskan posisi Udinese sebagai tim yang lebih diunggulkan pada pertandingan itu. Namun, Runjaic menolak menjadikan status tersebut alasan untuk mengendurkan persiapan pada laga-laga selanjutnya.
“Kami adalah favorit, tetapi Coppa Italia selalu bisa menghadirkan kejutan. Kami serius menghadapi semua lawan dan sudah mempersiapkan diri seperti biasa,” ujar pelatih asal Jerman itu.
Peringatan tersebut relevan karena format piala membuat setiap pertandingan memiliki konsekuensi langsung bagi ambisi tim. Udinese telah melewati satu rintangan melalui gol Davis, lalu bersiap menanti Venezia atau Modena dalam perebutan tiket ke fase berikutnya.






