Cedera Marselino Memaksa Indonesia Menanti Kepastian Jelang Duel Kamboja

Cedera Marselino Ferdinan memaksa Timnas Indonesia menunggu kepastian susunan pemain menjelang duel dengan Kamboja. Gelandang berusia 21 tahun itu masih dalam pemantauan dokter dan peluang tampilnya berada pada kondisi 50:50.

Indonesia membutuhkan kreativitas di lini tengah saat membuka perjalanan di Piala AFF 2026. Marselino dinilai menjadi salah satu pemain yang dapat memberi tambahan daya kreasi dalam permainan skuad Garuda.

Laga pembuka Indonesia melawan Kamboja akan berlangsung pada Senin, 27 Juli 2026. Stadion Pakansari, Bogor, akan menjadi lokasi pertandingan pertama kedua tim di Grup A.

Hasil laga tersebut akan menjadi pijakan awal Indonesia dalam persaingan fase grup. Selain Kamboja, skuad Garuda juga berada satu grup dengan Vietnam, Singapura, dan Timor Leste.

PesertaGrup Piala AFF 2026
IndonesiaGrup A
KambojaGrup A
VietnamGrup A
SingapuraGrup A
Timor LesteGrup A

Latihan Berjalan Tanpa Marselino

Pada Minggu, 26 Juli 2026, Marselino tidak menjalani program latihan bersama Timnas Indonesia di Stadion Madya, Jakarta. Ia hanya hadir saat doa pembuka sebelum latihan dimulai.

Setelah momen tersebut, Marselino berjalan pincang menuju tribun untuk mengikuti jalannya latihan dari luar lapangan. John Herdman memimpin sesi itu sebagai bagian dari persiapan menghadapi Kamboja.

Kondisi fisik Marselino membuat staf pelatih belum dapat memastikan perannya dalam pertandingan. Indonesia dapat saja memulai laga pembuka tanpa pemain Oxford United tersebut apabila pemulihannya belum cukup.

Pemulihan Bergantung pada Pantauan Dokter

Ketua Badan Tim Nasional PSSI, Sumardji, mengatakan hasil MRI Marselino masih dipantau oleh tim dokter. Pemeriksaan MRI dilakukan untuk melihat kondisi bagian dalam tubuh pemain yang mengalami cedera.

Sumardji menyebut status Marselino belum bisa dipastikan untuk pertandingan melawan Kamboja. Penilaian medis menjadi dasar untuk menentukan tahap pemulihan dan kesiapan kembali berlatih.

“Ya, (peluang Marselino bermain) 50:50 lah karena namanya cedera jadi masih dalam pantauan tim dokter setelah ada MRI (magnetic resonance imaging),” kata Sumardji seperti dikutip Beritasatu. Pernyataan itu menegaskan bahwa keputusan belum berada di tangan tim pelatih semata.

Marselino disebut merasa kecewa karena mengalami cedera menjelang pertandingan penting bersama Timnas Indonesia. PSSI tetap menjalankan program pemulihan agar ia dapat segera kembali bergabung dalam latihan tim.

“Mudah-mudahan dalam waktu yang dekat bisa kembali berlatih dengan tim,” ujar Sumardji. Perkembangan kondisi Marselino menjelang pertandingan akan menentukan apakah ia dapat membantu Indonesia menghadapi Kamboja.

Jika belum siap dimainkan, Indonesia harus mencari solusi untuk menjaga kreativitas permainan tanpa dirinya. Tim medis akan terus memantau pemulihan Marselino sampai keputusan akhir terkait keterlibatannya ditetapkan.

Baca Juga