Bonus sebesar 754.701,92 euro untuk setiap pemain Spanyol menjadi angka besar yang tidak seluruhnya bisa dinikmati setelah tim itu menjuarai Piala Dunia 2026. Beban pajak diperkirakan membuat sebagian anggota skuad hanya membawa pulang sekitar separuh dari nominal bruto tersebut.
Situasi itu muncul setelah Spanyol mengalahkan Argentina 1-0 melalui perpanjangan waktu di MetLife Stadium, New Jersey. Ferran Torres memastikan gelar lewat gol pada menit ke-106.
| No. | Topik | Informasi Penting |
|---|---|---|
| 1 | Bonus pemain | 45 persen hadiah FIFA dibagikan kepada skuad Spanyol. |
| 2 | Final turnamen | Spanyol menang 1-0 atas Argentina setelah perpanjangan waktu. |
| 3 | Peristiwa di luar lapangan | Ceferin absen dan Cucurella mengubur koin. |
1. Bonus Juara Spanyol Tergerus Pajak
Skema bonus berasal dari kesepakatan antara pemain Spanyol dan RFEF. Skuad memperoleh 45 persen dari hadiah 44 juta euro yang disediakan FIFA untuk tim kampiun.
Bagian tersebut bernilai sekitar 19,8 juta euro dan dibagi rata kepada 26 pemain. Berdasarkan perhitungan Gestha yang dikutip The Mirror, nilai bruto untuk masing-masing pemain mencapai 754.701,92 euro.
Nilai yang masuk ke tangan pemain dapat jauh lebih rendah setelah pajak dikenakan. Sejumlah anggota skuad diperkirakan menerima sekitar setengah dari bonus yang dijanjikan secara bruto.
Di lapangan, Spanyol disebut tampil dominan atas Argentina sepanjang pertandingan. Argentina hanya menghasilkan dua tembakan sebelum Spanyol memecahkan kebuntuan pada masa tambahan waktu.
2. Ceferin Memilih Tidak Hadir
Perayaan final juga dibayangi absennya Presiden UEFA Aleksander Ceferin. Ia tidak datang ke pertandingan puncak di New Jersey sebagai bentuk protes terhadap FIFA.
Hubungan UEFA dan FIFA disebut memanas akibat sejumlah isu terkait penyelenggaraan turnamen dan keputusan disiplin. Salah satu yang dipersoalkan UEFA adalah pembatalan larangan bermain satu laga bagi Folarin Balogun.
Penyerang Amerika Serikat itu sebelumnya mendapat kartu merah selama turnamen. Presiden Amerika Serikat Donald Trump kemudian meminta Gianni Infantino selaku Presiden FIFA untuk meninjau kembali hukuman tersebut.
Keputusan Komite Disiplin FIFA membatalkan sanksi Balogun memunculkan pertanyaan tentang kemungkinan pengaruh politik. Konflik tersebut membuat final memuat perhatian lebih dari sekadar hasil pertandingan.
3. Koin yang Dikubur Marc Cucurella
Marc Cucurella menjalankan ritual yang berbeda sesaat sebelum final melawan Argentina. Bek kiri Spanyol itu terlihat mengubur sebuah koin di lapangan New York New Jersey Stadium.
Ritual tersebut merupakan kelanjutan tradisi Joan Capdevila. Legenda Spanyol itu juga diketahui melakukan tindakan serupa ketika menghadapi final Piala Dunia 2010.
Keberhasilan Spanyol merebut trofi membuat aksi Cucurella kembali mendapat perhatian. Meski bersifat personal, ritual itu menjadi warna tersendiri dalam kisah kemenangan tim Spanyol.
Tiga kabar ini memperlihatkan sisi yang beragam dari akhir Piala Dunia 2026. Ada hadiah besar yang terpangkas pajak, ketegangan antara UEFA dan FIFA, serta tradisi pemain yang mengiringi kemenangan di final.






