Big Shot Ambil 25 Persen Chipmunks, Film Baru Ditargetkan Tayang pada 2028

Big Shot Pictures mengakuisisi 25 persen kepemilikan waralaba Alvin and the Chipmunks melalui usaha patungan dengan Bagdasarian Productions. Kesepakatan itu membuka jalan bagi pengembangan film baru yang ditargetkan tayang di bioskop pada 2028.

Target rilis tersebut bertepatan dengan usia 70 tahun waralaba Chipmunks. Namun, distributor film yang akan membawa Alvin, Simon, dan Theodore kembali ke layar lebar belum ditentukan.

Pengembangan Tidak Hanya Berfokus pada Bioskop

Big Shot Pictures akan mengembangkan proyek-proyek baru yang berkaitan dengan karakter Chipmunks. Potensinya mencakup film layar lebar, konten digital berdurasi pendek, serta pengembangan di bidang musik.

Menurut The Hollywood Reporter yang dikutip CNN Indonesia, konten singkat tersebut direncanakan untuk YouTube dan platform lain. Rencana ini memperluas kemungkinan pemanfaatan waralaba di luar format film panjang.

Akun Instagram Big Shot Pictures telah membagikan desain baru karakter Alvin sebagai penanda awal pengembangan. Unggahan itu memuat pesan singkat yang mengumumkan bahwa Chipmunks kembali.

Belum Ada Detail Cerita dan Pemeran

Proyek film 2028 masih berada pada tahap awal, sehingga belum ada rincian mengenai cerita yang akan diangkat. Nama sutradara, pemain, dan bentuk produksi juga belum diumumkan.

Informasi yang tersedia baru memastikan keterlibatan Big Shot Pictures bersama Bagdasarian Productions dalam fase baru merek tersebut. Bagdasarian Productions merupakan pemilik hak cipta Alvin and the Chipmunks.

PeriodePerkembangan Alvin and the Chipmunks
1958Ross Bagdasarian menciptakan waralaba Chipmunks.
Sejak 1970-anRoss Bagdasarian Jr. dan Janice Karman memimpin pengelolaan waralaba.
200720th Century Fox merilis film musikal live-action pertama.
2028Film baru direncanakan hadir pada perayaan 70 tahun.

Waralaba yang Bertahan Lintas Generasi

Alvin and the Chipmunks diciptakan oleh Ross Bagdasarian pada 1958. Ceritanya berpusat pada Alvin, Simon, dan Theodore, tiga tupai penyanyi yang tinggal bersama Dave Seville.

Dave Seville berperan sebagai manajer sekaligus wali sah bagi ketiganya. Selama puluhan tahun, waralaba ini berkembang melalui musik, serial televisi, dan film layar lebar.

Ross Bagdasarian Jr. dan Janice Karman dari Bagdasarian Productions telah menjaga pengelolaan merek tersebut sejak dekade 1970-an. Waralaba ini juga telah menghasilkan enam Grammy Awards sepanjang perjalanannya.

Versi live-action produksi 20th Century Fox pada 2007 memulai rangkaian empat film musikal. Keempat film itu mengumpulkan hampir US$1,5 miliar di box office global.

Film layar lebar terbaru sebelumnya adalah Alvin and the Chipmunks: The Road Chip pada 2015. Karena itu, film yang ditargetkan rilis pada 2028 akan mengakhiri jeda panjang waralaba tersebut di bioskop.

Ambisi Membawa Chipmunks ke Era Baru

CEO Big Shot Pictures Brian Robbins menyatakan keluarga Bagdasarian telah membangun salah satu merek hiburan keluarga paling bertahan lama. Ia menyambut kerja sama tersebut sebagai peluang untuk mengembangkan fase baru Chipmunks.

“Kami sangat senang dapat bermitra dengan keluarga Bagdasarian untuk membawa Alvin dan kawan-kawan ke abad ke-21 dengan skala, kreativitas, dan energi yang layak mereka dapatkan,” kata Robbins dalam pernyataannya. Bagdasarian Jr. dan Karman menilai kerja sama dengan Robbins dan timnya sebagai momentum tepat setelah hampir tujuh dekade mengelola konten Chipmunk.

Rencana film pada 2028 kini menjadi bagian paling menonjol dari pengembangan tersebut. Pengumuman selanjutnya akan menentukan bagaimana karakter klasik itu hadir kembali bagi penonton bioskop.

Baca Juga