250 Juta Euro untuk 5 Persen Saham, Bayern Siapkan Investor Baru dari Viessmann

Nilai 250 juta euro disebut mengiringi rencana FC Bayern Munich menjual lima persen saham perusahaan pengelola klub. Investor yang dibidik adalah Viessmann Generations Group, perusahaan di bawah pimpinan Max Viessmann.

Jika transaksi tersebut terwujud, FC Bayern e.V. akan mengurangi kepemilikannya di FC Bayern München AG dari 75 persen menjadi 70 persen. Langkah ini membuka ruang bagi investor baru tanpa menghapus posisi mayoritas induk klub.

Laporan mengenai pembicaraan itu muncul dari Münchner Merkur dan tz pada Kamis, 13 Agustus 2026. Hingga saat ini, kedua pihak belum mengonfirmasi adanya kesepakatan final.

Bukan Viessmann Climate Solutions

Bild mengklarifikasi bahwa calon investor dalam pembicaraan bukan Viessmann Climate Solutions. Pihak yang disebut terlibat ialah Viessmann Generations Group.

Identitas Max Viessmann menambah perhatian terhadap rencana tersebut karena ia sudah berada dalam lingkup pengawasan Bayern. Ia telah menjadi anggota dewan pengawas FC Bayern sejak tahun lalu.

FC Bayern dan Viessmann Generations Group belum memberikan tanggapan resmi saat dihubungi dpa. Karena itu, belum tersedia penjelasan publik mengenai jadwal pelaksanaan maupun rincian struktur investasinya.

Ruang Penjualan yang Diizinkan Klub

Penjualan lima persen saham disebut masih sesuai dengan ketentuan internal Bayern. Direksi klub memiliki kewenangan untuk melepas porsi tersebut tanpa perlu meminta persetujuan anggota.

Uli Hoeneß pernah menjelaskan bahwa Bayern memiliki kesepakatan untuk tidak menjual lebih dari 30 persen saham kepada pihak luar. Penjelasan itu ia sampaikan dalam podcast OMR pada November 2025.

“Kami memiliki kesepakatan dengan anggota kami bahwa kami tidak akan menjual lebih dari 30 persen. Secara teoritis kami bisa menjual lima persen tanpa bertanya kepada anggota,” kata Hoeneß.

Menurut Hoeneß, pelepasan saham di atas batas itu memerlukan suara mayoritas dua pertiga anggota. Ia mengatakan, “Untuk lebih dari itu, kami memerlukan mayoritas dua pertiga. Dan itu tidak akan pernah kami dapatkan.”

Struktur Kepemilikan Setelah Potensi Transaksi

Masuknya Viessmann tidak akan mengubah porsi saham tiga mitra korporasi Bayern yang telah ada. Adidas, Audi, dan Allianz tetap akan memegang masing-masing 8,33 persen.

Pemegang SahamPorsi SekarangPorsi Setelah Transaksi
FC Bayern e.V.75 persen70 persen
Adidas8,33 persen8,33 persen
Audi8,33 persen8,33 persen
Allianz8,33 persen8,33 persen

Dengan komposisi itu, FC Bayern e.V. tetap memiliki saham jauh lebih besar daripada setiap investor korporasi secara individual. Namun, struktur pemegang saham akan bertambah dengan kehadiran satu mitra baru.

Stabilitas Menjadi Pertimbangan

Direktur Olahraga Bayern Max Eberl memilih tidak membahas rinci proses negosiasi pada sesi perkenalan Ismael Saibari. Ia mengatakan pengelolaan isu itu menjadi kewenangan pengurus induk klub dan Presiden Herbert Hainer.

Eberl menyatakan Bayern selalu memikirkan cara untuk terus stabil. Menurutnya, penyesuaian finansial dibutuhkan agar klub tetap bersaing dalam sepak bola modern.

“Ini tentang tetap kompetitif di ‘dunia sepak bola yang gila’ ini,” ujar Eberl. Ia percaya Hainer bersama jajaran pimpinan akan menilai rencana tersebut secara berorientasi jangka panjang.

Potensi investasi Viessmann kini menjadi salah satu langkah bisnis yang dapat mengubah struktur kepemilikan Bayern. Meski demikian, seluruh detail penting transaksi masih menunggu pengumuman resmi dari pihak terkait.

Baca Juga