BNI mengirim bantuan kebutuhan dasar ke lima wilayah terdampak gempa di Flores, Nusa Tenggara Timur, pada masa tanggap darurat. Bantuan itu menyasar warga dan pengungsi di Ende, Borong, Labuan Bajo, Maumere, serta Ruteng.
Penyaluran dilakukan ketika masyarakat juga memerlukan akses transaksi untuk kebutuhan sehari-hari. BNI menyatakan sebagian besar jaringan kantor dan ATM di area Ende dan Maumere tetap beroperasi.
Isi Bantuan untuk Pengungsi
Melalui program BNI Berbagi, perusahaan menyalurkan air mineral, beras, mi instan, telur, minyak goreng, susu, dan biskuit. Bantuan juga mencakup popok bayi serta peralatan dapur bagi warga di lokasi terdampak.
Kebutuhan di sejumlah titik telah diidentifikasi sebelum penyaluran dilakukan. BNI akan mengirim bantuan secara bertahap dengan menyesuaikan prioritas yang berkembang di lapangan.
Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo menyampaikan duka cita kepada keluarga korban dan keprihatinan atas bencana yang dialami masyarakat. “Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban dan turut prihatin atas musibah yang dialami masyarakat,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (16/8/2026).
Menurut Okki, BNI hadir untuk membantu memenuhi kebutuhan warga yang paling mendesak agar dukungan dapat segera dirasakan. Koordinasi penyaluran bantuan dilakukan bersama pemerintah daerah, BPBD, serta pemangku kepentingan terkait.
Mayoritas Jaringan Tetap Dibuka
Di area Ende dan Maumere, 24 dari 25 outlet BNI masih beroperasi untuk melayani nasabah. Dari 67 mesin ATM yang tersedia di area tersebut, sebanyak 65 mesin juga tetap berfungsi.
| Jaringan BNI | Total Unit | Masih Beroperasi | Catatan |
|---|---|---|---|
| Outlet di Ende dan Maumere | 25 | 24 | KCP Borong belum beroperasi |
| ATM di Ende dan Maumere | 67 | 65 | 2 ATM KCP Borong tidak dioperasikan |
Satu-satunya outlet yang belum beroperasi adalah KCP Borong karena bangunannya mengalami keretakan dan memerlukan perbaikan. Dua ATM di kantor itu ikut dihentikan sementara hingga kondisi bangunan memungkinkan untuk digunakan kembali.
BNI menyiapkan O-Branch sebagai layanan gerak bagi nasabah KCP Borong selama kantor belum dibuka. Nasabah juga dapat menggunakan kantor BNI lain serta kanal elektronik dan digital untuk bertransaksi.
Dukungan Berlanjut hingga Pemulihan
BNI menyatakan akan terus memantau kondisi di wilayah terdampak dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta BPBD. Berdasarkan keterangan BNI yang dikutip CNBC Indonesia, bentuk dukungan lanjutan akan ditetapkan sesuai kebutuhan di lapangan.
Penanganan tersebut mencakup bantuan kemanusiaan dan upaya menjaga layanan perbankan selama masa pemulihan. Dukungan ini menjadi bagian dari sinergi Keluarga Besar BUMN di bawah koordinasi Danantara Indonesia.
Fokus berikutnya adalah membantu masyarakat terdampak melewati masa tanggap darurat hingga kembali beraktivitas normal. Normalisasi layanan KCP Borong akan dilakukan setelah keamanan bangunan dipastikan.






