Arteta Puas Arsenal Gilas Man City, tetapi Ingatkan Beratnya Tantangan Liga Inggris

Mikel Arteta menyambut kemenangan 3-0 Arsenal atas Manchester City dengan kepuasan besar, tetapi ia belum ingin larut dalam euforia. Pelatih asal Spanyol itu menilai tuntutan untuk menjaga performa selama satu musim penuh tetap menjadi ujian utama.

Arsenal merebut Community Shield 2026 di Stadion Millennium, Cardiff, setelah tampil efektif sejak menit awal. Trofi pembuka musim itu menjadi gelar ke-18 Arsenal dalam sejarah keikutsertaan mereka di kompetisi tersebut.

“Saya jelas sangat senang dengan performa, hasil, dan memenangkan trofi pertama,” kata Arteta dalam konferensi pers yang dikutip dari situs resmi Arsenal. Namun, ia menegaskan kemenangan atas Manchester City tidak otomatis menjadi jaminan keberhasilan di Liga Inggris.

“Kita tahu kesulitan tugas ini, itulah mengapa kita belum pernah melakukannya di klub sepak bola ini untuk memenangkannya lagi,” tandas Arteta. Pernyataan itu menegaskan fokus Arsenal kini tidak berhenti pada satu pertandingan atau satu trofi.

Arsenal Menang melalui Tiga Gol

Arsenal membuka pertandingan pada Minggu (16/8/2026) malam WIB dengan gol Riccardo Calafiori saat laga baru berjalan satu menit. Keunggulan awal tersebut memberi Arsenal kendali dalam menghadapi Manchester City.

Kai Havertz memperlebar jarak pada menit ke-28. Martin Odegaard kemudian mencetak gol ketiga pada menit ke-48 untuk mengunci skor akhir 3-0.

Gol ArsenalMenit
Riccardo Calafiori1′
Kai Havertz28′
Martin Odegaard48′

Kemenangan tersebut menjadi keberhasilan keempat Arsenal menundukkan Manchester City di Community Shield. Arsenal sebelumnya menang atas lawan yang sama pada edisi 1934, 2014, dan 2023.

Skor telak itu juga memperlihatkan kemampuan Arsenal menggabungkan efektivitas serangan dengan persaingan yang kuat sepanjang laga. Bagi Arteta, unsur terakhir itulah yang perlu dipertahankan ketika musim baru berjalan.

Standar yang Harus Dipertahankan

“Saya sangat terkesan dengan cara kami bermain, terutama dalam cara kami bersaing, jadi itu adalah standar bagi kami,” ujar Arteta. Ia memandang Manchester City sebagai salah satu lawan terkuat yang akan dihadapi Arsenal dalam perebutan gelar Liga Inggris.

Arteta menilai kesiapan Arsenal dibangun sejak pramusim, bukan hanya pada hari pertandingan. Persiapan itu turut didukung oleh pemain yang memilih kembali lebih awal setelah Piala Dunia 2026.

“Saya pikir itu berkat persiapan yang telah kami lakukan di pramusim, dan keputusan yang diambil para pemain setelah Piala Dunia untuk terus mempersiapkan diri, untuk datang lebih awal karena mereka ingin menjadi bagian dari ini,” kata Arteta. Menurutnya, komitmen tersebut membantu tim memulai musim dengan intensitas yang dibutuhkan.

Gelar Community Shield diyakini dapat memperkuat keyakinan dalam skuad Arsenal. Arteta menilai kemenangan tidak tercipta oleh satu atau dua pemain, melainkan oleh keterlibatan seluruh anggota tim.

“Mungkin ada lebih banyak kepercayaan diri. Anda tahu bagaimana melakukannya… setiap pemain berkontribusi untuk menjadikan kami juara,” ujarnya. Arsenal kini dihadapkan pada kebutuhan untuk mengubah kepercayaan diri itu menjadi konsistensi dalam persaingan musim baru.

Baca Juga