Arsenal masih mencari tambahan kekuatan di sisi kiri serangan meski sudah mendatangkan Christos Tzolis dari Club Brugge. Vinicius Junior kemudian muncul sebagai opsi kelas dunia, tetapi tuntutan gajinya dapat menjadi hambatan besar.
Penyerang Brasil itu disebut menginginkan bayaran lebih dari 550 ribu euro per pekan. Nilai tersebut setara lebih dari Rp9,7 miliar dan akan menguji struktur penggajian Arsenal.
Perubahan di Sektor Sayap Arsenal
Kebutuhan Arsenal terhadap pemain sayap semakin terasa setelah Leandro Trossard dilepas ke Besiktas. Kehadiran Tzolis yang direkrut dengan nilai 34 juta poundsterling belum membuat klub menghentikan pencarian.
Arsenal juga membutuhkan peningkatan kontribusi gol dari area depan. Gabriel Martinelli hanya mencetak satu gol di Liga Primer pada musim lalu.
Vinicius dipandang sebagai pemain dengan rekam jejak besar untuk memberi dampak pada sisi kiri. Pemain berusia 26 tahun itu juga berstatus runner-up Ballon d’Or 2024.
Harga Kontrak yang Sulit Dipenuhi
Persoalan utama bukan hanya kemungkinan biaya untuk membawanya keluar dari Real Madrid. Permintaan gaji dari pihak Vinicius menjadi bagian paling sensitif dalam potensi transaksi tersebut.
Vinicius saat ini dikabarkan menerima gaji bersih 15 juta euro per musim. Real Madrid disebut menawarkan 20 juta euro per musim untuk kontrak baru, sedangkan pihak pemain menginginkan 30 juta euro.
| Komponen Gaji | Nilai per Musim | Status |
|---|---|---|
| Bayaran saat ini | 15 juta euro | Gaji bersih Vinicius |
| Penawaran Madrid | 20 juta euro | Usulan kontrak baru |
| Permintaan pemain | 30 juta euro | Tuntutan pihak Vinicius |
Selisih antara penawaran Madrid dan tuntutan pemain mencapai 10 juta euro per musim. Perbedaan ini membuat masa depan Vinicius di Santiago Bernabeu belum memiliki kepastian.
Mediaindonesia.com menyebut belum ada komunikasi resmi antara Arsenal dan Real Madrid terkait transfer tersebut. Minat Arsenal disebut masih berada pada tahap menjajaki peluang menjelang bursa musim panas 2026.
Kontrak Membuka Kemungkinan Baru
Vinicius disebut telah memasuki tahun terakhir masa baktinya di Madrid. Kondisi ini membuat peluang perpindahannya menjadi lebih diperhatikan dibandingkan target sayap lain.
Madrid dikabarkan lebih memilih menjual pemainnya pada musim panas ini daripada kehilangan Vinicius secara gratis pada tahun berikutnya. Namun, pilihan itu tetap bergantung pada apakah kesepakatan kontrak baru dapat dicapai.
Arsenal tidak menggantungkan pencarian pada satu pemain saja. Julian Alvarez dari Atletico Madrid, Bradley Barcola dari PSG, dan Yan Diomande dari RB Leipzig juga dipantau.
Madrid Membidik Calon Penerus
Di sisi lain, Real Madrid dilaporkan telah menyiapkan kemungkinan bermain tanpa Vinicius. Klub tersebut memburu Diomande sebagai calon pengganti di posisi sayap.
Madrid disebut telah mengajukan tawaran 100 juta euro kepada Leipzig untuk pemain berusia 19 tahun itu. Leipzig masih meminta nilai lebih tinggi, walaupun Madrid dikabarkan telah mencapai kesepakatan personal dengan Diomande.
Pergerakan terhadap Diomande menambah spekulasi mengenai rencana Madrid. Namun, tidak ada kepastian bahwa transfer Diomande atau kepindahan Vinicius akan terealisasi.
Vinicius kini sedang berlibur setelah membela Brasil di Piala Dunia 2026. Hasil pembicaraan kontraknya dengan Madrid dalam beberapa pekan mendatang akan menjadi faktor penentu bagi Arsenal dan klub peminat lain.






