Putaran Mandalika memberi hasil berbeda bagi tiga pebalap Astra Honda Racing Team, tetapi semuanya berakhir dengan catatan penting. M Adenanta Putra tetap finis kelima saat memulihkan cedera, Herjun Atna Firdaus merebut posisi ketiga, sedangkan Irfan Ardiansyah menang secara dramatis.
Performa tersebut memperlihatkan ketahanan AHRT di tengah persaingan Idemitsu FIM Asia Road Racing Championship 2026. Tim tidak hanya mengandalkan satu hasil, melainkan mencatatkan daya juang di kelas Asia Superbike 1000, Supersport 600, dan Asia Production 250.
Posisi Kelima Adenanta dalam Kondisi Belum Pulih
Adenanta masih menjalani pemulihan cedera tulang selangka ketika turun pada Race 2 Asia Superbike 1000. Ia tetap memberikan perlawanan dan menyelesaikan balapan di posisi kelima.
Hasil tersebut dinilainya sebagai langkah yang lebih baik pada balapan kedua. Adenanta juga merasa semakin percaya diri dengan motor yang digunakan sambil tetap memprioritaskan pemulihan fisik.
“Alhamdulillah, saya senang bisa meraih hasil yang lebih baik di Race 2 dan semakin percaya diri dengan motor. Saya akan fokus memulihkan kondisi dan terus berusaha memberikan hasil terbaik pada putaran berikutnya,” ungkap Adenanta.
Herjun Memulihkan Posisi di Supersport 600
Herjun menghadapi tantangan lain di kelas Supersport 600. Pengguna CBR600RR itu sempat berada di peringkat kedelapan pada awal Race 2.
Ia lalu memperbaiki posisi secara bertahap hingga finis ketiga. Podium tersebut menjadi hasil penting setelah Herjun melalui dua balapan yang cukup berat.
| Pebalap | Kelas | Hasil Race 2 | Catatan Utama |
|---|---|---|---|
| M Adenanta Putra | Asia Superbike 1000 | Kelima | Masih dalam pemulihan cedera |
| Herjun Atna Firdaus | Supersport 600 | Ketiga | Sempat berada di posisi kedelapan |
| Irfan Ardiansyah | Asia Production 250 | Juara | Memimpin pada lap terakhir |
“Alhamdulillah, saya senang bisa kembali meraih podium setelah melewati dua race yang cukup berat. Terima kasih untuk tim, mekanik, dan keluarga atas dukungannya, semoga momentum ini terus berlanjut di putaran berikutnya,” kata Herjun.
Lap Terakhir Menjadi Milik Irfan
Irfan menciptakan hasil paling menonjol bagi AHRT pada Race 2 Asia Production 250. Ia sempat turun hingga urutan ke-11 sebelum kembali menembus persaingan barisan depan.
Pebalap itu menuntaskan kebangkitannya dengan mengambil alih posisi pertama pada lap terakhir. Ia juga mencetak lap tercepat pada lap ketujuh selama balapan.
Kemenangan tersebut mengangkat Irfan ke peringkat keempat klasemen sementara dengan 82 poin. Race 2 berlangsung dalam putaran Mandalika di Pertamina Mandalika International Circuit, Nusa Tenggara Barat, pada 7 hingga 9 Agustus 2026.
“Alhamdulillah, saya sangat senang bisa meraih kemenangan di Race 2. Terima kasih untuk seluruh tim atas kerja keras dan dukungannya, semoga momentum positif ini bisa kami pertahankan hingga putaran berikutnya,” ujar Irfan pada Rabu, 12 Agustus 2026.
Persaingan Tidak Berhenti pada Tiga Pebalap
Rheza Danica Ahrens juga berada di barisan depan persaingan Asia Production 250 meski mengalami insiden pada balapan kedua. Kehadirannya melengkapi perjuangan AHRT dalam putaran kandang tersebut.
General Manager Marketing Planning and Analysis PT Astra Honda Motor, Andy Wijaya, mengapresiasi totalitas para pebalap. Ia menilai kemenangan Irfan dan podium Herjun sebagai hasil positif dari kerja keras tim untuk menghadapi putaran berikutnya.
Menurut Andy, perjuangan para pebalap di setiap kelas mencerminkan upaya untuk terus menghadirkan hasil terbaik. Capaian di Mandalika diharapkan menjadi motivasi dalam membawa nama Indonesia di ajang balap Asia.






