Jangan Abaikan Mata Seperti Dibogem, Ini 5 Penyebab Raccoon Eyes yang Perlu Diwaspadai

Tampilan mata seperti habis dipukul dapat menjadi tanda masalah medis yang lebih serius daripada kelelahan biasa. Memar gelap di sekitar kedua mata, atau raccoon eyes, perlu diwaspadai terutama bila muncul setelah cedera kepala.

Gejala ini dapat berkaitan dengan fraktur dasar tengkorak, yaitu patah tulang pada bagian bawah tengkorak tempat otak bertumpu. Benturan keras saat kecelakaan kendaraan, olahraga, atau jatuh menjadi situasi yang dapat memicu cedera tersebut.

Lebam Dapat Muncul Terlambat

Raccoon eyes berasal dari perdarahan pada jaringan sekitar mata. Lebam tidak selalu langsung terlihat karena pembengkakan wajah dapat bertahan beberapa hari setelah benturan.

Hal ini berbeda dengan mata panda akibat kurang tidur yang umumnya hanya menimbulkan warna lebih gelap pada kulit bawah mata. Raccoon eyes membuat area sekitar mata tampak benar-benar memar akibat perdarahan jaringan.

5 Penyebab Raccoon Eyes

1. Cedera atau Trauma

Pembuluh darah halus di sekitar mata dapat pecah ketika mengalami tekanan atau benturan. Jatuh, mengucek wajah, batuk keras, bersin kuat, dan muntah juga disebut sebagai pemicu yang mungkin menimbulkan memar.

2. Operasi

Lebam pada area mata dapat terjadi setelah prosedur yang melibatkan hidung atau struktur tulang wajah. Rhinoplasty termasuk salah satu tindakan bedah yang dapat diikuti kondisi ini.

3. Infeksi

Infeksi adenovirus berat pada anak dapat menyebabkan tampilan mata seperti rakun. Infeksi sinus frontal juga dapat memicu peradangan dan pembengkakan di sekitar mata.

4. Gangguan Pembuluh Darah

Perdarahan otak, radang pembuluh darah besar, dan tekanan intrakranial yang meningkat dapat berkaitan dengan memar periorbital. Migrain juga disebut sebagai kemungkinan terkait pada kasus tertentu.

5. Penyakit Sistemik

Lupus termasuk penyakit sistemik yang dapat menyebabkan periorbital ecchymosis. Raccoon eyes pada kondisi tertentu juga dapat menjadi tanda neuroblastoma atau sarkoma kaposi.

PenyebabContoh atau Kondisi TerkaitEfek di Area Mata
Cedera atau traumaBenturan dan tekanan kuatPecahnya pembuluh darah halus
OperasiTindakan pada hidung atau tulang wajahMemar setelah prosedur
InfeksiAdenovirus berat dan sinus frontalPeradangan serta pembengkakan
Gangguan pembuluh darahPerdarahan otak dan tekanan intrakranialMemar periorbital
Penyakit sistemikLupus, neuroblastoma, sarkoma kaposiPeriorbital ecchymosis

Pemeriksaan Diperlukan Setelah Trauma Kepala

Memar di sekitar kedua mata yang timbul setelah kepala terbentur dapat menjadi petunjuk adanya masalah pada tengkorak atau otak yang tidak terlihat dari luar. Retakan tulang di sekitar mata, patah hidung, dan patah tulang pipi juga dapat menghasilkan gejala serupa.

CNN Indonesia melaporkan dokter dapat menggunakan CT scan untuk menilai kemungkinan kerusakan pada otak dan tengkorak. Pemeriksaan tersebut membantu menentukan penanganan berdasarkan tingkat cedera yang ditemukan.

Fokus Penanganan Bukan Sekadar Menghilangkan Lebam

Raccoon eyes tidak ditangani hanya dengan tujuan mengembalikan warna normal kulit di sekitar mata. Penanganan harus diarahkan pada penyebabnya, terutama apabila gejala muncul setelah trauma.

Pada cedera berat, tindakan medis dapat meliputi operasi untuk mengeluarkan gumpalan darah, memperbaiki pembuluh darah yang pecah, atau menangani pecahan tulang. Pasien dengan gegar otak memerlukan perawatan lanjutan dan istirahat yang cukup.

Sebagian besar patah tulang tengkorak dapat pulih sendiri dalam beberapa bulan. Meski demikian, munculnya memar khas di sekitar mata setelah benturan tetap memerlukan penilaian medis untuk memastikan tidak ada cedera serius.

Baca Juga