5 Bahan Sarapan yang Bisa Menjaga Kenyang Lebih Lama Tanpa Menu Rumit

Sarapan dapat disusun dari bahan sederhana tanpa harus mengabaikan rasa kenyang. Telur, ubi, oats, alpukat, dan roti gandum menyediakan pilihan berbeda untuk membantu menjaga energi selama pagi.

Kekuatan lima bahan tersebut terletak pada kandungan protein, serat, karbohidrat, atau lemaknya. Kombinasi kandungan itu dapat disesuaikan dengan selera makan dan cara penyajian yang tersedia.

Ringkasan menu pagi

MenuManfaat yang disebutkanContoh sajian
TelurProtein membantu rasa kenyangRebus, omelet, sandwich
UbiSerat, karbohidrat, antioksidanPelengkap sumber energi
OatsBeta-glucan, antioksidan, prebiotikMenu manis atau gurih
AlpukatLemak dan proteinToast, smoothie
Roti gandumSerat dan karbohidratDengan telur atau alpukat

1. Telur

Telur menyediakan protein yang membuatnya kerap hadir dalam menu sarapan. Kandungan tersebut dapat membantu mempertahankan rasa kenyang ketika aktivitas pagi dimulai.

Pengolahan telur juga mudah dilakukan sesuai waktu yang dimiliki. Telur rebus, omelet, atau sandwich dapat menjadi variasi penyajian.

2. Ubi

Ubi menyatukan karbohidrat dan serat dalam pilihan sarapan. Bahan ini juga disebut memiliki kandungan antioksidan.

Karbohidrat kaya serat seperti ubi dicerna lebih lambat, menurut Harvard Health Publishing. Hal itu membantu ketersediaan energi dan rasa kenyang yang lebih lama.

3. Oats

Oats dapat dipilih ketika sarapan memerlukan bahan yang mudah dikreasikan. Rasanya dapat diarahkan menjadi manis melalui overnight oats atau menjadi gurih dengan tambahan telur dan ayam.

Di dalam oats terdapat beta-glucan, antioksidan, dan prebiotik. Healthline menyebut beta-glucan dapat membantu menurunkan tingkat kolesterol dan kadar gula darah.

4. Alpukat

Alpukat dapat melengkapi menu pagi melalui kandungan lemak dan protein. Kedua kandungan itu menjadikan alpukat sesuai sebagai pendamping sarapan untuk menjaga energi.

Toast dengan alpukat dapat menjadi pilihan penyajian yang sederhana. Alternatif lainnya adalah mengolah alpukat menjadi smoothie.

5. Roti Gandum

Roti gandum dapat dijadikan dasar sarapan karena merupakan sumber serat dan karbohidrat. Pencernaan yang lebih perlahan dapat membantu kenyang bertahan lebih lama.

Dibandingkan roti tawar biasa maupun pastry, roti gandum disebut memiliki potensi lebih rendah dalam menaikkan kadar gula darah. Bahan ini dapat dipadukan dengan telur atau alpukat agar tidak monoton.

Pilihan sarapan dapat dirangkai berdasarkan kebutuhan makan pada pagi hari. Menyatukan bahan-bahan tersebut menjadi cara sederhana untuk menyiapkan energi sebelum menjalankan aktivitas.

Baca Juga