Motorola Razr Fold menempatkan kestabilan video sebagai salah satu daya tarik utama melalui Horizon Lock. Fitur ini menjaga orientasi tampilan saat ponsel diputar hingga 360 derajat ketika merekam video vertikal.
Kemampuan tersebut ditujukan bagi pengguna yang banyak bergerak saat merekam konten. Fokus kamera tetap dipertahankan pada subjek tanpa gambar ikut berubah orientasi.
Desain lipat Razr Fold juga tidak hanya berfungsi untuk memperluas layar. Bentuk perangkat dapat dimanfaatkan sebagai penyangga mandiri, sementara layar cover membantu pengguna mengontrol proses pemotretan dari sisi luar.
Konfigurasi Kamera untuk Beragam Sudut Pengambilan
Perangkat ini membawa tiga kamera belakang serta dua kamera depan untuk kebutuhan foto dan video. Kamera utamanya menggunakan sensor Sony Lytia 828, sedangkan lensa periskop menyediakan pembesaran optik 3x dengan OIS.
| Kamera | Resolusi | Detail |
|---|---|---|
| Kamera utama | 50 MP | Sensor Sony Lytia 828 |
| Kamera ultrawide | 50 MP | Sudut pandang 122 derajat |
| Kamera periskop telephoto | 50 MP | Zoom optik 3x dan OIS |
| Kamera depan internal | 32 MP | Video hingga 4K |
| Kamera selfie eksternal | 20 MP | Ditempatkan di bagian luar perangkat |
Susunan ini memberi pilihan sudut pandang tanpa hanya mengandalkan satu lensa. Dukungan video hingga 8K dan Dolby Vision turut melengkapi kemampuan perekaman pada perangkat lipat tersebut.
1. Horizon Lock
Horizon Lock bekerja dalam mode Video dan dapat digunakan ketika Razr Fold dalam kondisi terbuka ataupun dilipat. Pengguna dapat mengaktifkannya melalui menu Pengaturan di sudut kanan atas aplikasi kamera.
Fitur ini relevan untuk perekaman vertikal yang melibatkan perubahan posisi perangkat. Orientasi video dikunci agar hasil rekaman tetap konsisten ketika ponsel digerakkan atau diputar.
2. Pratinjau di Layar Cover
Pratinjau dari kamera belakang dapat tampil secara bersamaan pada layar utama dan layar cover. Subjek foto atau video pun bisa melihat komposisi secara langsung dari sisi depan perangkat.
Fungsi tersebut memudahkan subjek memperbaiki pose, posisi, dan arah pandangan sebelum pengambilan dilakukan. Pengguna juga dapat memakainya saat membuat konten bersama teman agar pengaturan komposisi berlangsung lebih cepat.
3. Camera Cartoon
Camera Cartoon memanfaatkan layar cover untuk menampilkan animasi kartun di hadapan subjek. Fitur ini dirancang untuk membantu menarik perhatian anak-anak dan hewan peliharaan ke arah lensa.
Perannya berbeda dari pratinjau layar cover yang berfokus pada pengecekan pose. Animasi pada Camera Cartoon membantu pengguna menangkap momen ketika subjek sulit diam atau mudah menoleh ke arah lain.
4. Selfie dengan Kamera Utama
Razr Fold memungkinkan pengguna mengambil selfie memakai kamera utama 50 MP sambil melihat tampilan pada layar cover. Cara ini memberi akses ke kemampuan kamera belakang tanpa kehilangan panduan komposisi wajah.
Opsi tersebut melengkapi kamera depan internal 32 MP dan kamera selfie eksternal 20 MP. Pengguna dapat memilih kamera sesuai kebutuhan, termasuk saat ingin memakai mode pemotretan yang tersedia pada kamera belakang.
5. Gallery View
Gallery View menampilkan hasil foto atau video terakhir di sisi antarmuka kamera pada layar utama yang luas. Pengguna dapat memeriksa hasil terbaru tanpa harus sepenuhnya berpindah ke aplikasi galeri.
Alur ini mendukung pengecekan cepat sebelum sesi pengambilan berikutnya dimulai. Ketika dipadukan dengan bentuk perangkat yang dapat berdiri sendiri, Razr Fold menawarkan pilihan pengambilan gambar tanpa selalu memerlukan tripod.






